Perusahaan Smart Card Operartor Seluler (CHIP) Bidik Dana IPO Hingga Rp 36 Miliar



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Pelita Teknologi Global Tbk (CHIP) melaksanakan penawaran umum perdana saham alias Initial Public Offering (IPO) sebanyak-banyaknya 200 juta saham. Setara 24,81% dari total modal ditempatkan dan disetor, dengan nilai nominal Rp 10 setiap saham.

Dalam aksi ini, Pelita Teknologi Global menawarkan harga IPO dengan kisaran Rp 140 sampai dengan Rp 180 setiap saham. Estimasi dana yang akan terhimpun dari IPO ini berkisar antara Rp 28 miliar sampai dengan Rp 36 miliar.

Setelah dikurangi biaya-biaya emisi, seluruh dana hasil IPO akan dipakai untuk modal kerja. Meliputi biaya operasional seperti gaji, biaya angkut, biaya kantor, biaya penjualan, biaya sewa, serta pembelian barang dagangan dan pelunasan utang usaha kepada pemasok (pihak ketiga).


Baca Juga: Haloni Jane (HALO) Bakal Gelar IPO, Incar Dana Rp 180 Miliar

PT Pelita Teknologi Global Tbk didirikan pada tahun 2017 yang berfokus pada jasa teknologi informasi dan industri smart card. Pada tahun 2021 CHIP memulai penjualan dari lini usaha connectivity.

Produk yang dijual berbasis Smart Card untuk operator seluler seperti: SIM Card; Scratch Card (voucher isi ulang); dan Fulfillment (pengepakan atau kemasan untuk produk sim card atau voucher isi ulang seluler).

Pada kuartal IV 2021, CHIP mulai men- set up pabrik di Cikupa sehingga ke depannya tidak lagi melakukan penjualan berbasis trading, namun mampu memproduksi sendiri produk SIM Card, Scratch Card, dan jasa Fulfillment yang ditawarkan.

Sampai dengan akhir tahun 2021, CHIP menjadi pemasok terbesar untuk pemenuhan produksi SIM Card; Scratch Card; dan Fulfillment PT Hutchinson Indonesia yang merupakan operator seluler Three.

Sebagai informasi, PT Lotus Andalan Sekuritas bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi efek dalam IPO PT Pelita Teknologi Global Tbk. Berikut perkiraan jadwalnya:

Baca Juga: Segera IPO, Vastland Indonesia (VAST) Incar Dana Hingga Rp 76,3 Miliar

Masa Penawaran Awal : 17 – 24 Januari 2023

Perkiraan Tanggal Efektif : 31 Januari 2023

Perkiraan Masa Penawaran Umum : 2 Februari – 6 Februari 2023

Perkiraan Tanggal Penjatahan : 6 Februari 2023

Perkiraan Tanggal Distribusi Saham Secara Elektronik : 7 Februari 2023

Perkiraan Tanggal Pencatatan di Bursa Efek : 8 Februari 2023.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Yudho Winarto