Pesanan Barang Modal Inti AS Lampaui Ekspektasi pada November 2025



KONTAN.CO.ID - Pesanan baru untuk barang modal utama buatan Amerika Serikat meningkat lebih tinggi dari perkiraan pada November.

Data ini mengindikasikan belanja investasi perusahaan untuk peralatan tetap tumbuh stabil pada kuartal IV-2025.

Pesanan barang modal non-pertahanan di luar pesawat yang kerap dijadikan indikator utama belanja modal bisnis naik 0,7% pada November.


Baca Juga: Harga Emas Cetak Rekor Tertinggi di Atas US$ 5.100, Investor Berburu Aset Safe Haven

Angka tersebut lebih tinggi dibandingkan kenaikan Oktober yang direvisi turun menjadi 0,3%, demikian disampaikan Biro Sensus Departemen Perdagangan AS pada Senin (26/1/2026).

Sebelumnya, ekonom yang disurvei Reuters memperkirakan pesanan barang modal inti hanya akan naik 0,3% pada November, setelah sebelumnya dilaporkan tumbuh 0,5% pada Oktober.

Sementara itu, pengiriman barang modal inti juga meningkat 0,4% pada November, setelah naik 0,8% pada bulan sebelumnya.

Laporan ini dirilis setelah tertunda akibat penutupan sebagian pemerintahan federal AS selama 43 hari.

Data tersebut memperkuat sinyal positif dari perekonomian AS, menyusul rilis pekan lalu yang menunjukkan konsumsi rumah tangga tetap kuat pada Oktober dan November.

Baca Juga: Profesor Ekonomi Senior Ini Sebut Bitcoin Bukan Safe Haven Tapi ‘Emas Palsu’

Bank Sentral AS wilayah Atlanta (Atlanta Fed) memperkirakan produk domestik bruto (PDB) AS tumbuh sebesar 5,4% secara tahunan (annualized) pada kuartal IV-2025.

Sebelumnya, perekonomian AS tumbuh 4,4% pada kuartal III-2025 (periode Juli–September), didorong oleh kuatnya belanja konsumen serta menyempitnya defisit perdagangan.

Investasi bisnis di sektor peralatan juga turut berkontribusi terhadap laju pertumbuhan ekonomi tercepat dalam tiga tahun terakhir.

Selanjutnya: Harga Emas Cetak Rekor Tertinggi di Atas US$ 5.100, Investor Berburu Aset Safe Haven

Menarik Dibaca: Nasib Usaha di Ujung Tanduk? Campur Uang Pribadi dan Bisnis Bisa Picu Kerugian Lo