KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Direktorat Jenderal Perhubungan Udara (Ditjen Hubud), Kementerian Perhubungan menerima laporan kejadian penembakan terhadap pesawat angkutan udara perintis milik PT Smart Cakrawala Aviation di Bandar Udara Koroway Batu, Kabupaten Boven Digoel, Papua Selatan, Rabu (11/2/2026). Pesawat jenis Cessna Grand Caravan dengan registrasi PK-SNR tersebut tengah melayani rute penerbangan dari Tanah Merah (TMH) menuju Danawage/Koroway Batu (DNW). Berdasarkan laporan kronologis, pesawat berangkat pukul 10.38 WIT dari Bandar Udara Tanah Merah. Direktur Jenderal Perhubungan Udara, Lukman F. Laisa, menjelaskan bahwa pesawat tersebut mengangkut total 15 orang. "Jumlah Crew/pilot: 2, jumlah penumpang: 12 dewasa dan 1 infant," ujarnya dalam keterangan tertulis, Rabu (11/2).
Pesawat Smart Aviation Ditembak di Boven Digoel, Dua Pilot Meninggal Dunia
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Direktorat Jenderal Perhubungan Udara (Ditjen Hubud), Kementerian Perhubungan menerima laporan kejadian penembakan terhadap pesawat angkutan udara perintis milik PT Smart Cakrawala Aviation di Bandar Udara Koroway Batu, Kabupaten Boven Digoel, Papua Selatan, Rabu (11/2/2026). Pesawat jenis Cessna Grand Caravan dengan registrasi PK-SNR tersebut tengah melayani rute penerbangan dari Tanah Merah (TMH) menuju Danawage/Koroway Batu (DNW). Berdasarkan laporan kronologis, pesawat berangkat pukul 10.38 WIT dari Bandar Udara Tanah Merah. Direktur Jenderal Perhubungan Udara, Lukman F. Laisa, menjelaskan bahwa pesawat tersebut mengangkut total 15 orang. "Jumlah Crew/pilot: 2, jumlah penumpang: 12 dewasa dan 1 infant," ujarnya dalam keterangan tertulis, Rabu (11/2).