KONTAN.CO.ID - Asosiasi Petani Jagung Indonesia (APJI) menilai kenaikan harga pupuk urea global belum memberikan dampak signifikan bagi petani jagung di dalam negeri. Kenaikan harga pupuk tersebut dipicu oleh konflik di kawasan Timur Tengah yang turut memengaruhi pasar komoditas global. Berdasarkan data Trading Economics pada Kamis (5/3/2026), harga urea meningkat 1,57% dibanding perdagangan sebelumnya menjadi US$ 585,3 per ton. Ketua Umum APJI Sholahuddin mengatakan, sebagian besar petani pangan termasuk petani jagung saat ini masih menggunakan pupuk bersubsidi. Karena itu, kenaikan harga pupuk di pasar internasional belum langsung dirasakan di tingkat petani.
Petani Jagung Kebal Kenaikan Harga Pupuk Global, Mengapa Bisa?
KONTAN.CO.ID - Asosiasi Petani Jagung Indonesia (APJI) menilai kenaikan harga pupuk urea global belum memberikan dampak signifikan bagi petani jagung di dalam negeri. Kenaikan harga pupuk tersebut dipicu oleh konflik di kawasan Timur Tengah yang turut memengaruhi pasar komoditas global. Berdasarkan data Trading Economics pada Kamis (5/3/2026), harga urea meningkat 1,57% dibanding perdagangan sebelumnya menjadi US$ 585,3 per ton. Ketua Umum APJI Sholahuddin mengatakan, sebagian besar petani pangan termasuk petani jagung saat ini masih menggunakan pupuk bersubsidi. Karena itu, kenaikan harga pupuk di pasar internasional belum langsung dirasakan di tingkat petani.
TAG: