KEDIRI. Sejumlah petani lereng Gunung Wilis ( 2.169 mdpl) yang tergabung dalam Kelompok Pesanggem Hutan Kreatif (KPHK) Wilis, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, mulai budi daya tanaman kopi jenis arabika karena nilai jualnya lebih tinggi. Ketua KPHK Wilis, Desa Jugo, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri Sudiro mengemukakan sudah mencoba budi daya tanaman kopi jenis ini sekitar dua tahun. Dari masa tanam itu sekitar 30 tanaman sudah diujicobakan. "Dua tahun ini, ada sekitar 25-30 batang kopi yang sudah ditanam dan sudah bisa menghasilkan biji kopi 6-8 kilogram," katanya dikonfirmasi, Kamis (27/10).
Petani lereng Gunung Wilis lirik kopi arabika
KEDIRI. Sejumlah petani lereng Gunung Wilis ( 2.169 mdpl) yang tergabung dalam Kelompok Pesanggem Hutan Kreatif (KPHK) Wilis, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, mulai budi daya tanaman kopi jenis arabika karena nilai jualnya lebih tinggi. Ketua KPHK Wilis, Desa Jugo, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri Sudiro mengemukakan sudah mencoba budi daya tanaman kopi jenis ini sekitar dua tahun. Dari masa tanam itu sekitar 30 tanaman sudah diujicobakan. "Dua tahun ini, ada sekitar 25-30 batang kopi yang sudah ditanam dan sudah bisa menghasilkan biji kopi 6-8 kilogram," katanya dikonfirmasi, Kamis (27/10).