KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Perhimpunan Organisasi Petani Sawit Indonesia (POPSI) mengatakan harga Tandan Buah Segar (TBS) anjlok setelah munculnya pengumuman kebijakan baru pemerintah terkait tata kelola ekspor sawit melalui badan PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI). Ketua Umum POPSI Mansuetus Darto mencatat, penurunan harga TBS langsung dirasakan petani di berbagai daerah. Di Sumatera Selatan, harga TBS hari ini turun dari Rp 3.577/kg menjadi Rp 2.722/kg. Kalimantan Tengah turun dari Rp 3.483 menjadi Rp3.163/kg. Lebih lanjut, di Riau turun dari Rp 3.397/kg menjadi Rp 3.070/kg, Jambi turun dari Rp3.266/kg menjadi Rp2.944/kg, sedangkan Sumatera Utara turun dari Rp 3.299 menjadi Rp 2.899/kg. "Ketidakpastian memicu kepanikan pasar, spekulasi, dan penurunan aktivitas perdagangan yang akhirnya langsung menekan harga CPO dan harga TBS petani," ujar Darto dalam keterangan resmi, Jumat (22/5).
Petani Sawit: Harga TBS Anjlok Usai Kebijakan Baru Ekspor CPO melalui DSI
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Perhimpunan Organisasi Petani Sawit Indonesia (POPSI) mengatakan harga Tandan Buah Segar (TBS) anjlok setelah munculnya pengumuman kebijakan baru pemerintah terkait tata kelola ekspor sawit melalui badan PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI). Ketua Umum POPSI Mansuetus Darto mencatat, penurunan harga TBS langsung dirasakan petani di berbagai daerah. Di Sumatera Selatan, harga TBS hari ini turun dari Rp 3.577/kg menjadi Rp 2.722/kg. Kalimantan Tengah turun dari Rp 3.483 menjadi Rp3.163/kg. Lebih lanjut, di Riau turun dari Rp 3.397/kg menjadi Rp 3.070/kg, Jambi turun dari Rp3.266/kg menjadi Rp2.944/kg, sedangkan Sumatera Utara turun dari Rp 3.299 menjadi Rp 2.899/kg. "Ketidakpastian memicu kepanikan pasar, spekulasi, dan penurunan aktivitas perdagangan yang akhirnya langsung menekan harga CPO dan harga TBS petani," ujar Darto dalam keterangan resmi, Jumat (22/5).