Petrindo Jaya Kreasi (CUAN) Targetkan Produksi 1,1 Juta Ton Batubara pada Tahun Ini



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) menargetkan produksi batubara mencapai 1,1 juta ton tahun ini. Menurut Direktur Utama CUAN Michael, angka ini sesuai dengan (Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) yang sudah disetujui oleh Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM). 

Produksi batubara ini nantinya akan dilakukan lewat anak usaha CUAN, yakni Tamtama Perkasa.

“Kenaikan (produksinya) mungkin bisa di atas 50% dari realisasi produksi tahun lalu,” kata Michael saat ditemui usai pencatatan perdana saham CUAN di Bursa Efek Indonesia, Rabu (6/3). 


Kata Michael, target penjualan yang dipasang juga mengikuti dengan angka produksi.

Baca Juga: Petrindo Jaya (CUAN) Milik Prajogo Pangestu Resmi IPO, Intip Kinerja Keuangannya

Asal tahu, jenis batubara yang diproduksi CUAN adalah batubara dengan nilai kalori 6.100 kkal/kg GAR, yang memiliki kandungan sulfur dan abu yang rendah sehingga memiliki kualitas yang mumpuni.

Mayoritas penjualan CUAN diperuntukkan untuk pasar ekspor, seperti Jepang, Filipina, Taiwan, Korea Selatan, dan wilayah Eropa. Saat ini, Jepang menjadi kontributor terbesar dengan porsi 40% hingga 45% dari total penjualan batubara CUAN.

“Ada juga ketentuan untuk menjual ke pasar dalam negeri, dimana selama ini kami juga menjual ke pasar domestik bagi konsumen industri yang membutuhkan,” sambung Michael.

Michael memang tidak menjabarkan secara rinci ihwal target kinerja tahun ini. Yang jelas, Michael berharap dan optimistis indeks harga batubara masih akan tetap baik tahun ini sembari menggenjot angka produksi. 

“Perkiraan (kinerja keuangan) akan lebih baik, akan tumbuh,” kata dia. 

Keyakinan ini didasari dengan dana hasil initial public offering (IPO) yang akan digunakan untuk keperluan ekspansi, salah satunya memperkuat rantai pasokan dengan membangun intermediate stock pile (ISP).

Per September 2022, CUAN membukukan pendapatan senilai Rp 913,52 miliar, melesat 173,74 % dari pendapatan di periode yang sama tahun 2021 yang hanya Rp 333,71 miliar.

Dari sisi bottomline, CUAN membukukan laba bersih Rp 295,96 miliar per September 2022, berbanding terbalik dari kondisi pada akhir September 2021 dimana CUAN masih membukukan rugi sebesar Rp 66,45 miliar.

Baca Juga: Kontrak Baru Adhi Karya (ADHI) Tumbuh 80% di Januari 2023 Menjadi Rp 1,9 Triliun

Perusahaan yang bergerak dari sektor energi ini meraup dana segar Rp 371,8 miliar dari gelaran IPO. NantinyaM dana segar hasil aksi korporasi tersebut akan dipakai Tamtama Perkasa.  

Sekitar 39,95% dari dana IPO akan serahkan pada Tamtama Perkasa untuk membangun ISP dan pembelian infrastruktur pendukungnya di Desa Mengkatip, Barito Selatan, Kalimantan Tengah

Sekitar 60,05% akan digunakan tambahan modal kerja Tamtama Perkasa untuk mendukung aktivitas yang termasuk namun tidak terbatas pada, pembayaran kontraktor tambang, pembayaran vendor dan supplier atas pembelian bahan bakar, pemeliharaan dan perbaikan jalan angkut batubara (jalur hauling), dan aktivitas - aktivitas lainnya yang dapat mendukung kegiatan operasional pertambangan serta menunjang aktivitas produksi batubara.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Tendi Mahadi