KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Petrokimia Gresik, sebagai salah satu perusahaan di sektor industri pupuk dan bahan kimia di Indonesia, terus mendorong inovasi sebagai bagian dari upaya untuk memperkuat daya saing, meningkatkan efisiensi, dan mendukung keberlanjutan bisnis. Perusahaan aktif melakukan riset dan pengembangan (R&D) untuk menciptakan produk-produk pupuk baru yang lebih sesuai dengan kebutuhan pertanian modern. Inovasi tidak hanya terkait dengan teknologi, tetapi juga dengan pengembangan keterampilan dan budaya inovatif di kalangan karyawan. Petrokimia Gresik secara rutin melakukan program pelatihan, peningkatan kapasitas, dan penghargaan bagi karyawan yang mampu menciptakan ide-ide inovatif yang bermanfaat bagi perusahaan.
Petrokimia Gresik telah mendirikan pusat inovasi internal untuk mengakomodasi ide-ide baru dari karyawan dan memberikan penghargaan bagi kontribusi inovatif. Hal ini mendorong karyawan untuk terus mengembangkan ide dan solusi yang relevan dengan kebutuhan bisnis. Baca Juga: Chandra Asri (TPIA) Telah Serap Capex US$ 158,6 Juta pada Semester I-2024 Direktur Utama Petrokimia Gresik, Dwi Satriyo Annurogo mengatakan, inovasi tidak hanya sekedar budaya dan tata nilai di Petrokimia Gresik, melainkan sudah menjadi DNA perusahaan. “ Manajemen sangat mendukung setiap Insan Petrokimia Gresik yang ingin menunjukkan karyanya melalui kompetisi,” kata dia dalam keterangan resminya, Kamis (19/9). Ia bilang, mengikutkan karyawan dalam ajang kompetisi maka inovasi yang telah dilakukan akanmendapat pengakuan dari stakeholder dan diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi industri di Indonesia bahkan hingga internasional. Terbaru, Petrokimia Gresik mengirimkan sebanyak sembilan tim ajang International Quality & Productivity Convention (IQPC) 2024 di Manila, Filipina. Tim Petrokimia Gresik memborong sebanyak sembilan Excellent atau penghargaan tertinggi dari ajang tersebut.