KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Petrokimia Gresik terus menunjukkan perkembangan dalam mengimplementasikan Environmental, Social, and Governance (ESG) sebagai kerangka untuk mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan. Salah satu upaya perusahaan pelat merah ini untuk menjalankan ESG adalah dengan mengandopsi penggunaan kendaraan listrik sebagai kendaraan operasional dan mendukung perkembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Petrokimia Gresik mengungkapkan sudah menggunakan kendaraan listrik selama beberapa tahun terakhir. Baik berupa motor ataupun mobil sebagai kendaraan operasional perusahaan maupun alat berat di gudang.
Anggota holding Pupuk Indonesia mendatangkan 160 unit motor listrik berlabel EVITS bikinan PT ITS Tekno Sains pada 3 Desember lalu. Dengan kehadiran armada baru maka Petrokimia Gresik memiliki 190 unit motor listrik. Baca Juga: UMP Naik 6,5% pada 2025, Beban Pengusaha Manufaktur Makin Berat "Peremajaan ratusan motor EVITS ini semakin memperbesar ekosistem kendaraan listrik di Petrokimia Gresik," ujar Direktur Utama Petrokimia Gresik, Dwi Satriyo Annurogo dalam keterangannya, Sabtu (8/12). Dwi bilang, penggunaan motor EVITS sekaligus menjadi bentuk dukungan Petrokimia Gresik untuk mengurangi emisi karbon dalam rangka mendukung program Net Zero Emission (NZE) yang tengah digencarkan pemerintah. Sampai dengan saat ini Petrokimia Gresik memiliki 201 unit kendaraan listrik. Rinciannya, sebanyak 190 motor listrik, delapan mobil listrik, dua forklift listrik, dan satu wheel loader listrik.