KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Petrokimia Gresik tengah menjalankan proyek percontohan teknologi Carbon Capture and Utilization (CCU) sebagai langkah strategis dalam mendukung pengembangan industri hijau di Indonesia. Proyek ini dijalankan melalui kolaborasi dengan Kementerian Perindustrian, Pupuk Indonesia, dan UWin Resources Regeneration Inc. Dengan efisiensi penangkapan CO₂ mencapai 91,48%–97,79% dan kualitas soda ash yang memenuhi Standar Nasional Indonesia (SNI), teknologi ini berpotensi mengurangi emisi karbon sekaligus menghasilkan produk bernilai ekonomi. Menteri Perindustrian, Muhammad Sarmuji, menyebut proyek percontohan CCU tersebut merupakan langkah penting dalam pengembangan industri hijau nasional. Ia berharap pengembangan teknologi ini dapat membuka peluang penerapan yang lebih luas pada sektor industri lainnya. “Ini akan menjadi sejarah bagi Petrokimia Gresik sebagai industri yang menjadi pionir bagi penerapan CCU. Ini akan kita sebarluaskan karena proyek percontohan ini menghasilkan manfaat yang besar,” ujar Sarmuji dalam keterangannya, Sabtu (17/10/2026).
Petrokimia Gresik Kembangkan Teknologi CCU untuk Industri Hijau
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Petrokimia Gresik tengah menjalankan proyek percontohan teknologi Carbon Capture and Utilization (CCU) sebagai langkah strategis dalam mendukung pengembangan industri hijau di Indonesia. Proyek ini dijalankan melalui kolaborasi dengan Kementerian Perindustrian, Pupuk Indonesia, dan UWin Resources Regeneration Inc. Dengan efisiensi penangkapan CO₂ mencapai 91,48%–97,79% dan kualitas soda ash yang memenuhi Standar Nasional Indonesia (SNI), teknologi ini berpotensi mengurangi emisi karbon sekaligus menghasilkan produk bernilai ekonomi. Menteri Perindustrian, Muhammad Sarmuji, menyebut proyek percontohan CCU tersebut merupakan langkah penting dalam pengembangan industri hijau nasional. Ia berharap pengembangan teknologi ini dapat membuka peluang penerapan yang lebih luas pada sektor industri lainnya. “Ini akan menjadi sejarah bagi Petrokimia Gresik sebagai industri yang menjadi pionir bagi penerapan CCU. Ini akan kita sebarluaskan karena proyek percontohan ini menghasilkan manfaat yang besar,” ujar Sarmuji dalam keterangannya, Sabtu (17/10/2026).