JAKARTA. Perusahaan farmasi asal Amerika Serikat, Pfizer Products Incorporated tampaknya mulai gerah dengan peredaran sejumlah obat stamina pria yang mendompleng nama produk andalannya, Viagra. Salah satunya adalah produk merek lokal bernama Siagra.Perusahaan farmasi terbesar dunia ini menganggap, nama Siagra telah mendompleng, mencatut, dan membonceng nama produk buatan mereka. Pfizer lantas mengambil langkah hukum dengan melayangkan gugatan pembatalan merek Siagra ke Pengadilan Niaga Jakarta Pusat pada 16 September 2009 lalu.Dalam gugatan bernomor 65/Merek/2009/PN.Niaga.JKT.PST ini, Pfizer menggugat Benny Djaja selaku pengusaha yang mengeluarkan merek Siagra sebagai Tergugat I serta Direktorat Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) Departemen Hukum dan Hak Asasi Manusia selaku Tergugat II. Benny merupakan pengusaha obat asal Jakarta Utara.
Pfizer Tuntut Merek Obat Siagra Dicabut
JAKARTA. Perusahaan farmasi asal Amerika Serikat, Pfizer Products Incorporated tampaknya mulai gerah dengan peredaran sejumlah obat stamina pria yang mendompleng nama produk andalannya, Viagra. Salah satunya adalah produk merek lokal bernama Siagra.Perusahaan farmasi terbesar dunia ini menganggap, nama Siagra telah mendompleng, mencatut, dan membonceng nama produk buatan mereka. Pfizer lantas mengambil langkah hukum dengan melayangkan gugatan pembatalan merek Siagra ke Pengadilan Niaga Jakarta Pusat pada 16 September 2009 lalu.Dalam gugatan bernomor 65/Merek/2009/PN.Niaga.JKT.PST ini, Pfizer menggugat Benny Djaja selaku pengusaha yang mengeluarkan merek Siagra sebagai Tergugat I serta Direktorat Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) Departemen Hukum dan Hak Asasi Manusia selaku Tergugat II. Benny merupakan pengusaha obat asal Jakarta Utara.