KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) Area Lumut Balai memulai pengeboran sumur kedua, LMB-19.4 yang ditargetkan selesai dalam 40 hari. Langkah ini merupakan salah satu dukungan terhadap pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Lumut Balai Unit 3 berkapasitas 55 megawatt (MW). Emiten berkode saham PGEO ini memulai pengeboran sumur kedua tersebut pada Kamis, (17/9/2026) dengan menggunakan rig GDAP#123. Direktur Utama Pertamina Geothermal Energy, Ahmad Yani menjelaskan, pengeboran sumur kedua ini merupakan kelanjutan dari tajak (spud-in) sumur eksplorasi pertama pada Juli 2026.
Tajak perdana PLTP Lumut Balai Unit 3 yang dilakukan di sumur LMB 19-3 di Desa Babatan, Kecamatan Semende Darat Ulu, juga menggunakan rig GDAP#123, dengan kedalaman 2.500 meter.
Baca Juga: PGE (PGEO) Ekspansi Panas Bumi, Optimalkan Dua PLTP dan Bakal Buka di Cubadak Panti Proyek yang berlokasi di Wilayah Kerja Panas Bumi (WKP) Lumut Balai, Sumatera Selatan, ini ditargetkan beroperasi secara penuh (commissioning operation date/COD) pada 2030. Menurut Ahmad Yani, proyek ini menjadi upaya PGEO melanjutkan capaian Unit 2 yang telah beroperasi lebih dulu, sekaligus menjawab kebutuhan listrik yang terus meningkat khususnya di Sumatera Selatan. "Kami optimistis, proyek ini akan turut mempercepat langkah PGE menuju target kapasitas terpasang 1 gigawatt (GW) pada 2028 dan 1,8 GW pada 2034," ujarnya dalam keterangan resmi, disiarkan Senin (21/9/2026). Project Manager Lumut Balai Unit 3 & 4, Heri Susanto menambahkan, keberhasilan proses pengeboran membutuhkan kolaborasi seluruh pihak serta konsistensi dalam menerapkan standar keselamatan, kualitas, dan operasional. "Kami berharap seluruh proses dapat berjalan dengan aman, lancar, dan sesuai dengan target yang telah ditetapkan. Keselamatan seluruh pekerja tetap menjadi prioritas utama dalam setiap tahapan pekerjaan," ujar Heri. Proyek PLTP Lumut Balai Unit 3 juga merupakan bagian dari arah strategis pemerintah, yang tercatat sebagai proyek strategis dalam Blue Book & Green Book 2025–2029 Kementerian PPN/Bappenas.
Baca Juga: PGEO Tajak Sumur Eksplorasi PLTP Lumut Balai Unit 3, Target Tambah Kapasitas 55 MW Keberadaan proyek ini, lanjutnya, melengkapi PLTP Lumut Balai Unit 1 & 2 berkapasitas masing-masing 55 MW yang telah beroperasi sejak akhir 2019 dan Juni 2025.
General Manager PGE Area Lumut Balai, Catur Hendro Utomo, melanjutkan, pengeboran sumur ini membuktikan proses pengembangan di lapangan masih berjalan sesuai rencana. Dia pun optimistis target pengeboran rampung dalam 40 hari bisa tercapai. "Seiring dengan arah pengembangan tersebut, PGE telah mengidentifikasi potensi panas bumi hingga 3 GW dari 10 WKP yang dikelola secara mandiri, sebagai fondasi pengembangan jangka panjang," tandas Catur.
Baca Juga: Pertamina Geothermal (PGEO) dan PLN IP Sepakati Tarif Listrik PLTP Lahendong 15 MW Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News