KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO) terus berekspansi dengan mengembangkan produk turunan dari energi panas bumi. Kali ini, PGEO memulai pilot project pengembangan hidrogen hijau di Ulubelu, Lampung. Pihak PGEO menggelontorkan dana sebesar US$ 3 juta untuk pilot project tersebut. Sejauh ini proyek tersebut masih bersifat non-komersial dan difokuskan pada pengujian teknologi, aspek keselamatan, dan model bisnis sebelum dikembangkan dalam skala yang lebih besar. Dalam berita sebelumnya, Manajemen PGEO menargetkan fasilitas hidrogen hijau ini ditargetkan beroperasi pada kuartal IV-2026. Fasilitas ini dirancang memiliki kapasitas produksi sekitar 80-100 kilogram (kg) per hari yang mana hidrogen dihasilkan dari listrik panas bumi.
PGEO Mulai Garap Pilot Project Hidrogen Hijau, Begini Pandangan Analis
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO) terus berekspansi dengan mengembangkan produk turunan dari energi panas bumi. Kali ini, PGEO memulai pilot project pengembangan hidrogen hijau di Ulubelu, Lampung. Pihak PGEO menggelontorkan dana sebesar US$ 3 juta untuk pilot project tersebut. Sejauh ini proyek tersebut masih bersifat non-komersial dan difokuskan pada pengujian teknologi, aspek keselamatan, dan model bisnis sebelum dikembangkan dalam skala yang lebih besar. Dalam berita sebelumnya, Manajemen PGEO menargetkan fasilitas hidrogen hijau ini ditargetkan beroperasi pada kuartal IV-2026. Fasilitas ini dirancang memiliki kapasitas produksi sekitar 80-100 kilogram (kg) per hari yang mana hidrogen dihasilkan dari listrik panas bumi.