PGN dan WIFI Kerja Sama Membangun Jaringan Pipa Gas dan Layanan Internet



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Solusi Sinergi Digital Tbk atau Surge (WIFI) beserta anak usaha, PT Integrasi Jaringan Ekosistem (Weave), dan PT Perusahaan Gas Negara Tbk alias PGN (PGAS) bekerja sama untuk membangun jaringan pipa gas dan layanan internet.

Kedua pihak menandatangani key term sheet yang merupakan pokok-pokok Perjanjian Kerjasama Pengembangan Jaringan Pipa Gas dan Penyediaan Layanan ICT untuk Sektor Rumah Tangga dan Komersial. Penandatanganan ini dilakukan oleh Direktur Sales dan Operasi PGN Ratih Esti Prihatini serta Presiden Direktur WIFI Yune Marketatmo.

Kerja sama ini akan menargetkan 2,5 juta rumah tangga di Pulau Jawa melalui penyediaan infrastruktur jaringan pipa gas oleh PGN dan jaringan internet oleh WIFI. Proyek Ini akan memberikan layanan jaringan gas (jargas) dan internet andal dengan harga yang terjangkau kepada rumah tangga dan komersial. 


Lewat kerja sama ini, diharapkan akan mempercepat penetrasi serta distribusi jaringan gas beserta internet yang lebih merata, terjangkau, dan dapat dapat memberikan dampak pada perkembangan ekonomi masyarakat. Pemerintah telah menetapkan target pengembangan jaringan gas rumah tangga sebanyak 2,5 juta sambungan rumah. 

Baca Juga: PGN Tingkatkan Aliran Gas Bumi 48 BBTUD ke Jawa Tengah

Presiden Direktur WIFI Yune Marketatmo mengatakan, melalui kerja sama ini, PGN dan Surge sepakat untuk melakukan Joint Marketing, Joint Construction, dan/atau Bundling Product atas layanan jargas dan layanan internet untuk sektor rumah tangga dan komersial. 

“Kerja sama ini diharapkan dapat memberikan nilai tambah atas layanan jaringan gas kepada calon pelanggan, yaitu berupa layanan berlangganan internet yang terjangkau sehingga dapat meningkatkan nilai keekonomian proyek jargas,” ujarnya dalam keterangan resmi, Selasa (11/6).

Yune menuturkan, WIFI menyambut baik kolaborasi dengan PGN. Sebab, kerja sama ini mendukung pemerintah dalam mendorong pemanfaatan gas bumi melalui jargas di dalam negeri. 

Program jargas dinilai dapat membantu mengurangi impor LPG dan menghemat biaya subsidi energi pemerintah. Manfaat pengurangan impor LPG dan biaya subsidi energi akan semakin besar seiring dengan bertambahnya jumlah sambungan rumah tangga.

“Kami akan terus berkoordinasi dan mendukung upaya-upaya yang dilakukan PGN dalam percepatan penyediaan jaringan gas dan intenet bagi rumah tangga yang akan berdampak pada peningkatan ekonomi Indonesia,” tuturnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Wahyu T.Rahmawati