PGN (PGAS) Kantongi Potensi Kontrak Gas dan LNG US$ 9,07 Miliar



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) berpotensi memperkuat portofolio pasokan gas jangka panjang melalui tiga kesepakatan jual beli gas bumi dan gas alam cair atau liquefied natural gas (LNG). Total nilai transaksi dari ketiga kesepakatan tersebut mencapai sekitar US$ 9,07 miliar, dengan periode pasokan yang berlangsung mulai 2027 hingga 2048.

Berdasarkan keterbukaan informasi pada Kamis (29/10/2026), PGAS menyepakati potensi transaksi LNG South Hub dengan sejumlah penjual, termasuk PT Pertamina (Persero) dan beberapa entitas terkait. Kesepakatan tersebut memiliki estimasi nilai transaksi sebesar US$ 996,46 juta untuk periode pengiriman 1 Januari 2027 hingga 31 Desember 2032.

Selain itu, PGAS menyepakati perjanjian jual beli gas dengan Medco E&P Sakakemang B.V. dengan estimasi nilai transaksi US$ 725,55 juta. Pasokan gas dari Wilayah Kerja Sakakemang tersebut diperkirakan berlangsung mulai 1 September 2027 hingga 31 Desember 2037.


Baca Juga: Tak Ada Saham yang Bisa Ditransaksikan Short Selling pada Periode November 2026

PGAS juga menyepakati pembelian LNG dari Lapangan Gas Abadi Masela melalui perjanjian LNG Sale and Purchase Agreement dengan skema Delivered Ex Ship (DES). Transaksi ini memiliki estimasi nilai terbesar, yakni US$ 7,35 miliar, dengan periode pengiriman yang diperkirakan dimulai pada 2033 dan berlangsung selama 15 tahun.

Manajemen menyampaikan bahwa ketiga kesepakatan tersebut berpotensi memperluas portofolio pasokan gas perusahaan untuk mendukung kegiatan niaga gas dan memenuhi kebutuhan pelanggan dalam jangka panjang.

Baca Juga: Antam (ANTM) Diproyeksi Lanjut Cetak Laba hingga 2027, Cek Rekomendasi Sahamnya

PGAS menyebut pasokan gas dari Wilayah Kerja Sakakemang diharapkan membantu menjaga keandalan pasokan. Sementara itu, kesepakatan LNG South Hub berpotensi mendukung pemenuhan kebutuhan gas bumi untuk kegiatan niaga yang bersumber dari LNG. Adapun pembelian LNG dari Lapangan Gas Abadi Masela diharapkan menunjang keberlanjutan pasokan energi serta pengembangan bisnis LNG perusahaan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News