Phapros (PEHA) Siapkan Strategi Untuk Kejar Target Pertumbuhan Dua Digit di 2026



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Phapros Tbk (PEHA) membidik pertumbuhan kinerja hingga dua digit pada tahun 2026. Untuk mencapainya, perusahaan sudah menyusun strategi bisnis yang akan dijalankan di sepanjang tahun ini. 

Direktur Utama Phapros Intan Abdams Katoppo  mengatakan pihaknya optimistis Phapros akan kembali mencetak pertumbuhan profit pada tahun 2026. 

Tren profitabilitas tersebut tercermin dari kinerja pada tiga bulan pertama tahun 2026 yang kembali mencetak pertumbuhan laba bersih signifikan sebesar 112,86%. 


Baca Juga: Pembangunan Jaya Ancol (PJAA) Bidik 720.000 Pengunjung Saat Libur Sekolah 2026

“Kami akan memperkuat strategi pemasaran dan proses operasional yang efisien. Meskipun situasi domestik dan global sedang menghadapi berbagai tantangan, kami meyakini mampu mengatasi tantangan-tantangan tersebut dengan strategi-strategi yang tepat,” ungkapnya dalam Agenda Paparan Publik Virtual, pada Kamis (11/6/2026).

Salah satu strategi yang disiapkan untuk meningkatkan penjualan tahun ini yakni peningkatan kepuasan pelanggan. Strategi ini dilakukan dengan meningkatkan kepuasan layanan dan produk kepada para pelanggan yang diukur dengan indeks kepuasan pelanggan. 

Selanjutnya strategi penguatan portofolio produk dengan meningkatkan market share dari produk existing serta pengembangan inovasi melalui peluncuran produk baru. 

Pada tahun ini PEHA berencana meluncurkan empat produk baru: Vikom Grow (multivitamin tumbuh kembang anak untuk anak usia 1 - 6 tahun),  Vikom Star (multivitamin tumbuh kembang anak untuk usia 7 tahun ke atas),  Pehafos (antibiotik), serta Nacoflar Powder (anti nyeri dan inflamasi untuk dental).

Ia menjelaskan, peluncuran Nacoflar Powder dilakukan untuk melengkapi range produk antinyeri pada dental dalam bentuk powder sehingga mudah dan cepat diabsorbsi oleh tubuh untuk menghilangkan rasa nyeri. 

Phapros juga fokus dengan proyek-proyek pemerintah salah satunya upaya penurunan stunting. 

“Oleh sebab itu, Phapros meluncurkan produk baru multivitamin anak yang fokus untuk tumbuh kembang anak, pertumbuhan tulang, otak, dan gigi, daya tahan tubuh, serta meningkatkan nafsu makan,” paparnya, 

Baca Juga: Mendag: Gelaran TEI Dapat Jadi Strategi Industri Manufaktur untuk Genjot Ekspor

Ia melanjutkan, strategi peningkatan penjualan juga akan dilakukan dengan terus mendorong pasar ekspor untuk mendapatkan momentum penguatan US$. 

Strategi ini dilakukan melalui intensifikasi ke pasar existing serta ekstensifikasi pasar baru di overseas market, seperti Timor Leste. 

Di tahun 2026, PEHA menyiapkan alokasi belanja modal atau capital expenditure (Capex) di atas Rp 68,7 miliar. Fokus penggunaan capex tahun ini adalah pemenuhan compliance atas regulasi terkini bagi industri farmasi yang harus dipatuhi.

“Termasuk untuk inovasi dan rejuvenasi produk existing untuk dapat menguatkan posisi produk di pasaran,” sebutnya. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News