PHE pacu produksi minyak dari Blok West Madura



JAKARTA. PT Pertamina Hulu Energi (PHE) akan menggenjot produksi minyak di blok West Madura Offshore (WMO) pada semester kedua tahun ini. Anak usaha PT Pertamina (Persero) ini menargetkan produksi blok ini bisa menyentuh 20.000 barel per hari (BPH).

Salis Aprilian, Presiden Direktur PHE mengatakan, pihaknya sudah melakukan pengeboran sumur sebanyak dua unit. Dari masing-masing sumur itu, PHE berhasil mendapatkan tambahan produksi 2.000 BPH per sumur.

Besaran produksi blok yang dulunya digarap oleh Kodeco itu akan membesar setelah PHE berhasil mendapatkan tambahan rig. Saat ini, anak usaha Pertamina itu baru mendapatkan dua rig dari rencana tiga unit rig.


"Kemarin produksi WMO sempat menyentuh 17.000 BPH. Nanti semester II setelah jumlah rig kami banyak, produksi bisa naik jadi 20.000 BPH," kata Salis kepada KONTAN, Selasa (10/4).

Salis menyebutkan, saat ini produksi mereka masih dibawah target. Sebab, PHE pada semester I ini menargetkan produksi 20.000 BPH.

Target yang tak tercapai itu terjadi karena keterlambatan serah terima blok pada tahun lalu. Kodeco sebagai operator sebelumnya, enggan berinvestasi sehingga produksi blok sulit mencapai target.

"Produksi WMO sempat menyentuh 22.000 BPH, tetapi saat diserahkan ke kami produksinya sudah hancur-hancuran," papar Salis.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Asnil Amri