Lahir di Serbia pada 1950, Philip Zepter kemudian pindah ke Wina, Austria dan memulai hidup dengan menjadi salesman produk teko dan penggorengan. Ia lalu membangun pabrik perkakas dengan bendera Zepter International dan mengumpulkan kekayaan mencapai € 5 miliar. Jumlah itu membuatnya menjadi orang terkaya di Serbia. Namun, kesuksesan Zepter telah mengundang sejumlah tuduhan dari pelbagai pihak termasuk media massa. Philip Zepter terkenal dengan sebutan raja teko dan panci. Reputasi itu muncul berkat kesuksesannya membangun perusahaan perkakas dapur yang berbasis di Wina, Austria, bernama Zepter International. Selain perusahaan itu, dia juga memiliki bisnis multilevel marketing, arloji, kosmetik, kacamata, dan pelayanan bank. Total nilai penjualan tahunan semua usaha Zepter ini mencapai US$ 1 miliar. Zepter lahir pada 23 November 1950 di Veliko Gradište. Dia adalah pengusaha Serbia yang masuk dalam jajaran orang terkaya di dunia dengan kekayaan mencapai US$ 5 miliar.
Philip Zepter: Salesman Serbia yang menjadi raja teko dan panci (1)
Lahir di Serbia pada 1950, Philip Zepter kemudian pindah ke Wina, Austria dan memulai hidup dengan menjadi salesman produk teko dan penggorengan. Ia lalu membangun pabrik perkakas dengan bendera Zepter International dan mengumpulkan kekayaan mencapai € 5 miliar. Jumlah itu membuatnya menjadi orang terkaya di Serbia. Namun, kesuksesan Zepter telah mengundang sejumlah tuduhan dari pelbagai pihak termasuk media massa. Philip Zepter terkenal dengan sebutan raja teko dan panci. Reputasi itu muncul berkat kesuksesannya membangun perusahaan perkakas dapur yang berbasis di Wina, Austria, bernama Zepter International. Selain perusahaan itu, dia juga memiliki bisnis multilevel marketing, arloji, kosmetik, kacamata, dan pelayanan bank. Total nilai penjualan tahunan semua usaha Zepter ini mencapai US$ 1 miliar. Zepter lahir pada 23 November 1950 di Veliko Gradište. Dia adalah pengusaha Serbia yang masuk dalam jajaran orang terkaya di dunia dengan kekayaan mencapai US$ 5 miliar.