Philips Bidik Tren Home Entertainment lewat Smart Lighting TV Sync



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pencahayaan pintar atau smart lighting kini tidak hanya digunakan sebagai penerangan, tetapi juga mulai menjadi bagian dari pengalaman menikmati hiburan di rumah. Teknologi ini memungkinkan pengguna mengatur warna dan intensitas cahaya, hingga menyinkronkan pencahayaan dengan konten yang tampil di layar.

Tren tersebut sejalan dengan pertumbuhan pasar smart lighting global. Berdasarkan riset dari Fortune Business Insights, pasar smart lighting diperkirakan mencapai US$ 27,98 miliar pada 2025 dan diproyeksikan menjadi US$ 173,21 miliar pada 2034. Pencahayaan indoor menyumbang sekitar 64% dari pasar tersebut.

Di Indonesia, penggunaan perangkat hiburan di rumah juga terus berkembang. Sebanyak 62,7% penonton televisi tercatat menonton TV selama 6–7 hari dalam sepekan. Pada 2025, penonton TV yang juga menggunakan layanan over-the-top (OTT) umumnya menghabiskan waktu 1–2 jam untuk menonton, dengan 74% menonton film dan 53% menonton serial.


Kondisi ini turut mendorong kebutuhan akan pencahayaan yang dapat mendukung aktivitas hiburan di rumah. Melihat peluang tersebut, Signify melalui Philips Smart Lighting memperluas portofolionya ke kategori Home Entertainment Lights melalui Philips Smart Lighting TV Sync.

Baca Juga: Tren Smart Home dan Streaming Mendorong Pertumbuhan TV OLED Premium

President Director Signify Commercial Indonesia, Dedy Bagus Pramono mengatakan, pengalaman menikmati hiburan di rumah kini tidak hanya bergantung pada kualitas layar, tetapi juga suasana di sekitarnya.

“Melalui Philips Smart Lighting, kami ingin menghadirkan solusi pencahayaan yang mudah digunakan dan dapat mengikuti berbagai aktivitas di rumah, mulai dari menonton film hingga bermain game,” ujar Dedy dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (30/09/2026).

Philips Smart Lighting TV Sync hadir dengan dua solusi, yakni Screen Sync dan HDMI Sync. Keduanya memungkinkan pencahayaan mengikuti warna dan visual dari konten yang ditampilkan pada layar secara real-time.

Screen Sync menggunakan kamera yang dipasang di bagian atas televisi untuk menangkap warna dari layar. Warna tersebut kemudian diselaraskan dengan RGBIC TV Backlight Strip yang dipasang di bagian belakang TV.

Teknologi ini dapat digunakan untuk berbagai aktivitas, mulai dari menonton film, serial dan konser hingga bermain game. Pencahayaan juga dapat diatur melalui aplikasi, termasuk memilih preset dan menyesuaikan tingkat kecerahan.

Baca Juga: Menggarap Pasar Smart Home Premium, Haier Perluas Ekspansi

Screen Sync tersedia untuk tiga ukuran televisi, yakni 40–50 inci, 55–65 inci, serta 75–85 inci. Fitur Instant Calibration memungkinkan pengguna melakukan kalibrasi dengan cepat setelah pemasangan.

Sementara itu, HDMI Sync menggunakan HDMI Sync Box yang dapat terhubung dengan perangkat hiburan eksternal seperti set-top box dan konsol gim. Produk ini tersedia dalam versi HDMI 2.0 dan HDMI 2.1.

Versi HDMI 2.1 mendukung refresh rate hingga 120Hz sehingga dapat digunakan untuk konten gim dengan frame rate hingga 120 FPS.

Efek pencahayaan juga dapat diperluas ke bagian lain ruangan melalui produk Philips Smart Lighting seperti Gradient Floor Light, Squire, dan LED Strip. Perangkat tersebut dapat disinkronkan dengan visual di layar untuk menciptakan pencahayaan yang lebih menyeluruh.

Baca Juga: Broco Perluas Bisnis ke Smart Home, Bidik Pasar Rumah Pintar

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TAG: