KONTAN.CO.ID - KEYSTONE. Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyerukan kepada warga Amerika untuk melindungi kebebasan yang diimpikan para pendiri bangsa 250 tahun yang lalu, terhadap apa yang digambarkannya, sebagai ancaman "komunis" yang ditimbulkan oleh Demokrat progresif. Hal tersebut dikatakan Trump pada malam Hari Kemerdekaan di Mount Rushmore. “Kita berdiri di bawah monumen para pahlawan ini, sekelompok orang yang benar-benar luar biasa, dan kita kembali berkomitmen untuk menjadi bangsa yang sebesar, seberani, semulia, dan sehebat para raksasa Amerika ini, dan itu tidak mudah dilakukan, tetapi kita akan melakukannya,” kata Trump di gunung granit di Dakota Selatan tempat kepala empat presiden Amerika diukir. “Sekarang ada kebangkitan kembali ancaman komunis di negeri kita, termasuk dari pendatang baru di negara kita yang menganut ide-ide yang sama sekali bertentangan dengan cara hidup kita dan kesuksesan besar kita,” katanya. “Kita tidak akan membiarkan ini terjadi.”
Pidato Hari Kemerdekaan AS, Trump: Peringatan Keras Bahaya Komunisme di AS
KONTAN.CO.ID - KEYSTONE. Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyerukan kepada warga Amerika untuk melindungi kebebasan yang diimpikan para pendiri bangsa 250 tahun yang lalu, terhadap apa yang digambarkannya, sebagai ancaman "komunis" yang ditimbulkan oleh Demokrat progresif. Hal tersebut dikatakan Trump pada malam Hari Kemerdekaan di Mount Rushmore. “Kita berdiri di bawah monumen para pahlawan ini, sekelompok orang yang benar-benar luar biasa, dan kita kembali berkomitmen untuk menjadi bangsa yang sebesar, seberani, semulia, dan sehebat para raksasa Amerika ini, dan itu tidak mudah dilakukan, tetapi kita akan melakukannya,” kata Trump di gunung granit di Dakota Selatan tempat kepala empat presiden Amerika diukir. “Sekarang ada kebangkitan kembali ancaman komunis di negeri kita, termasuk dari pendatang baru di negara kita yang menganut ide-ide yang sama sekali bertentangan dengan cara hidup kita dan kesuksesan besar kita,” katanya. “Kita tidak akan membiarkan ini terjadi.”
TAG: