KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (
PANI) melanjutkan ekspansi sebagai salah satu strategi mencetak pertumbuhan kinerja sepanjang tahun ini. Direktur Pantai Indah Kapuk Dua, Yohanes Edmond Budiman mengatakan, PANI tengah menggarap proyek di Hotel Hilton di Central Business Districk PIK 2 seluas dengan total nilai investasi sekitar Rp 800 miliar. Adapun hotel ini akan berdiri dengan 20 lantai dan menawarkan sebanyak 271 kamar untuk mendukung aktivitas MICE di kawasan tersebut.
"Perusahaan menargetkan Hotel Hilton dapat beroperasi pada akhir tahun 2027 dan menjadi salah satu penyumbang utama untuk memperkuat recurring income perusahaan ke depannya," ujar Yohanes dalam paparan publik PANI secara virtual, Kamis (11/6/2026).
Baca Juga: Penjualan Mobil Astra International (ASII) Capai 38.768 Unit pada Mei 2026 Perusahaan juga belum lama merilis proyek anyar, yakni Ubud at Pasir Putih Residence dengan biaya yang berasal dari kas internal perusahaan. Jika seluruh 74 unit yang ditawarkan berhasil terjual, PANI memproyeksikan proyek ini dapat menyumbang hingga Rp 400 miliar terhadap marketing sales perusahaan. Menurut Yohanes, tahun ini perusahaan akan tetap berfokus pada ketiga lini bisnisnya, yakni residensial, komersial, dan kawasan industri secara seimbang. "Masing-masing segmen memiliki karakteristik dan basis pelanggan yang spesifik atau khusus, sehingga strategi kami adalah menjaga keseimbangan penjualan di seluruh segmen tersebut sambil terus menyesuaikan dengan kondisi pasar dan perbedaan yang berkembang," kata dia. Langkah ini diharapkan dapat memuluskan langkah perusahaan dalam mencapai target marketing sales sebesar Rp 4,3 triliun yang ditopang oleh penjualan rumah, ruko, rukan, dan kavling komersial. Corporate Secretary Pantai Indah Kapuk Dua, Christy Grassela menambahkan, perusahaan juga melirik peluang dari beroperasinya Nusantara International Convention Exhibition (NICE) pada kuartal IV-2025 lalu yang dikelola PT Bangun Kosambi Sukses Tbk (CBDK). "PANI memiliki CBDK saat ini 87%, jadi apapun yang dinikmati oleh CBDK, 87% akan dinikmati oleh PANI sendiri," katanya.
Adapun pada tahun ini, NICE terkonfirmasi menjadi tempat gelaran 46 acara termasuk konser Westlife, Java Jazz Festival, dan pameran MICE lainnya. Sebagai informasi, berdasarkan laporan keuangannya, PANI meraup pendapatan sebesar Rp 1,1 triliun atau melonjak 82% secara tahunan (year-on-year/yoy). Sedangkan, laba yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk PANI tercatat sebesar Rp 578,3 miliar atau naik lebih dari sepuluh kali lipat dibanding Rp 49,5 miliar pada kuartal I-2025. Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News