JAKARTA. Wakil ketua KPK nonaktif Bambang Widjojanto menilai Pilkada serempak yang bakal digelar Desember 2015 nanti berpotensi menjadi lahan korupsi besar-besaran. Ada indikasi, dana untuk perbangunan desa dapat dialihkan untuk dana kampanye. "Dana untuk proyek ditakutkan bakal dialirkan untuk kampanye," tegasnya, Rabu (28/10). Adanya potensi korupsi ini tidak akan mudah ditangani oleh KPK. Untuk pencegahannya, KPK harus berkerjsama dengan lembaga lainnya dan juga masyarakat untuk mengawal berjalannya Pilkada.
Pilkada serentak potensi ajang korupsi ramai-ramai
JAKARTA. Wakil ketua KPK nonaktif Bambang Widjojanto menilai Pilkada serempak yang bakal digelar Desember 2015 nanti berpotensi menjadi lahan korupsi besar-besaran. Ada indikasi, dana untuk perbangunan desa dapat dialihkan untuk dana kampanye. "Dana untuk proyek ditakutkan bakal dialirkan untuk kampanye," tegasnya, Rabu (28/10). Adanya potensi korupsi ini tidak akan mudah ditangani oleh KPK. Untuk pencegahannya, KPK harus berkerjsama dengan lembaga lainnya dan juga masyarakat untuk mengawal berjalannya Pilkada.