JAKARTA. Kepala Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Surono mengatakan, wilayah pemukiman warga di sekitar Gunung Sinabung, Kabupaten Tanah Karo, Sumatera Utara, cukup berbahaya. Maka dari itu, dia merekomendasikan kepada Presiden Joko Widodo untuk segera melakukan relokasi permanen bagi penduduk yang ada. "Saya hanya usulkan relokasi itu, radius 4 kilometer, dan radius 5 kilometer arah tenggara, selatan, dan timur, harus dikosongkan karena itu berbahaya. Relokasi semuanya, selamanya. Forever," ujar Surono seusai melakukan rapat terbatas tentang penanganan bencana Sinabung di Istana Kepresidenan, Kamis (2/7). Surono menjelaskan, erupsi Sinabung memiliki karakteristik berbeda dibandingkan gunung-gunung api lain di dunia. Erupsi Sinabung diprediksi akan terus berlangsung selama 5 tahun.
"Untuk letusan, yang sekarang akan membesar seperti Merapi itu, kemungkinannya hanya 10%. Sebesar 90% akan tetap seperti ini," ucap pria yang akrab disapa Mbah Rono ini. Dia menyarankan relokasi dilakukan sesegera mungkin karena bencana ini sudah sangat menyulitkan masyarakat. "Sudah semakin sangat mengganggu," ujar Surono. Pemerintah saat ini tengah menyiapkan model penanganan baru bencana Sinabung. Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya menjelaskan bahwa sejumlah opsi tengah disiapkan pemerintah terkait perubahan pola penanganan Sinabung. Pola baru itu akan mencakup zonasi, didasari pada mitigasi bencana, hingga penyiapan hunian sementara yang akan melibatkan lintas kementerian dan lembaga.