KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Infrastruktur energi utama Arab Saudi kembali menjadi sasaran dalam eskalasi konflik kawasan. Pipa minyak strategis East-West milik kerajaan dilaporkan terkena serangan Iran, yang berpotensi mengganggu aliran ekspor minyak global. Sumber industri kepada Reuters pada Rabu (8/4/2026) menyebutkan bahwa pipa tersebut—yang saat ini menjadi satu-satunya jalur ekspor utama minyak mentah Saudi—terdampak serangan. Selain itu, sejumlah fasilitas energi lain di dalam negeri juga menjadi target. Pipa East-West memiliki peran krusial karena mengalirkan sekitar 7 juta barel per hari (bph) dari wilayah penghasil minyak utama di timur Arab Saudi menuju pelabuhan Laut Merah di Yanbu. Jalur ini menjadi alternatif utama setelah Selat Hormuz praktis tertutup akibat konflik, sehingga menghambat distribusi minyak dan gas global serta mendorong lonjakan harga energi.
Pipa Minyak Arab Saudi yang Melewati Selat Hormuz Rusak Akibat Serangan Iran
KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Infrastruktur energi utama Arab Saudi kembali menjadi sasaran dalam eskalasi konflik kawasan. Pipa minyak strategis East-West milik kerajaan dilaporkan terkena serangan Iran, yang berpotensi mengganggu aliran ekspor minyak global. Sumber industri kepada Reuters pada Rabu (8/4/2026) menyebutkan bahwa pipa tersebut—yang saat ini menjadi satu-satunya jalur ekspor utama minyak mentah Saudi—terdampak serangan. Selain itu, sejumlah fasilitas energi lain di dalam negeri juga menjadi target. Pipa East-West memiliki peran krusial karena mengalirkan sekitar 7 juta barel per hari (bph) dari wilayah penghasil minyak utama di timur Arab Saudi menuju pelabuhan Laut Merah di Yanbu. Jalur ini menjadi alternatif utama setelah Selat Hormuz praktis tertutup akibat konflik, sehingga menghambat distribusi minyak dan gas global serta mendorong lonjakan harga energi.
TAG: