Piutang Pembiayaan Investasi CNAF Tumbuh 53% pada Juni 2026



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT CIMB Niaga Auto Finance (CNAF) mencatat kinerja yang positif pada segmen pembiayaan investasi hingga semester I-2026.

"Kinerja piutang pembiayaan investasi CNAF hingga Juni 2026 menunjukkan tren positif," ujar Presiden Direktur CNAF Ristiawan Suherman kepada Kontan, Senin (31/8/2026).

Pada periode ini, piutang pembiayaan investasi CNAF tumbuh 53% secara tahunan dari yang sebesar Rp783 miliar pada Juni 2025 menjadi Rp 1,19 triliun pada Juni 2026.


Baca Juga: BTN Serahkan 30 Rumah Gratis Bagi Mantan Atlet dan Pejuang Lainnya

Menurutnya, capaian yang diraih CNAF pada segmen ini menunjukkan masih adanya peluang pasar yang bisa dioptimalkan di saat pembiayaan investasi secara industri mengalami tekanan.

Jika melihat data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada Juni 2026 pembiayaan investasi industri multifinance tercatat Rp167,89 triliun atau terkontraksi 5,33% year on year (YoY).

Kontraksi pembiayaan investasi secara industri disebut karena pelaku usaha masih cenderung bersikap hati-hati dalam melakukan ekspansi dan realisasi investasi di tengah dinamika ekonomi saat ini.

Baca Juga: Saham Bank Himbara Tertekan, Namun Fundamental Masih Solid, Ini Rekomendasinya

Meski begitu, ia memproyeksikan masih adanya ruang untuk pertumbuhan pembiayaan investasi hingga akhir tahun nanti. Apalagi dengan strategi pembiayaan yang menyasar pada sektor usaha dan mengukur karakteristik nasabah secara cermat.

Untuk itu, ada sejumlah upaya yang akan dilakukan CNAF untuk mengoptimalkan segmen pembiayaan ini. Di antaranya adalah mengembangkan produk yang relevan dengan kebutuhan pelaku usaha, memperluas akses pembiayaan lewat pemanfaatan kanal digital, dan meningkatkan proses akuisisi dan layanan.

Selain itu, perusahaan juga melakukan penguatan pada manajemen risiko dan monitoring kesehatan portofolio secara berkala.

Di sisi lain, Ristiawan menegaskan perusahaan akan tetap mencermati perkembangan pasar dan menerapkan prinsip kehati-hatian dalam menyalurkan pembiayaan agar bisnis tetap tumbuh sehat dan berkelanjutan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News