KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Mandiri Utama Finance (MUF) mencatat piutang pembiayaan syariah mencapai Rp 8,7 triliun hingga September 2026. Nilai tersebut tumbuh 16,4% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Plt. Direktur Utama Mandiri Utama Finance Dapot Parasian S. Sinaga mengatakan, capaian tersebut mencerminkan antusiasme masyarakat terhadap layanan pembiayaan syariah yang terus meningkat. "Hingga September 2026, piutang pembiayaan syariah MUF mencapai Rp 8,7 triliun, tumbuh 16,4% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Capaian ini mencerminkan antusiasme masyarakat terhadap layanan pembiayaan syariah yang terus meningkat dan menyumbangkan kontribusi positif terhadap perekonomian Indonesia," kata Dapot kepada Kontan, Rabu (7/10/2026).
Baca Juga: Meneropong Peluang Pertumbuhan Kredit Bank Swasta pada Sisa Tahun 2026 Dapot menilai, perlambatan pertumbuhan pembiayaan syariah lebih mencerminkan proses normalisasi seiring semakin besarnya basis portofolio pembiayaan syariah. "Dengan basis bisnis yang terus berkembang, pertumbuhan secara persentase secara alamiah dapat bergerak lebih moderat. Namun demikian, permintaan terhadap pembiayaan syariah tetap terjaga dan MUF melihat ruang pertumbuhan masih terbuka, terutama melalui penguatan ekosistem pembiayaan syariah dan perluasan akses kepada masyarakat," ujarnya. Dapot mengatakan, tidak terdapat segmen pembiayaan syariah yang menunjukkan tekanan secara khusus. MUF terus mengelola pertumbuhan pada berbagai segmen kendaraan dengan mempertimbangkan kebutuhan konsumen dan kualitas portofolio. "Secara umum, tidak terdapat segmen pembiayaan syariah yang menunjukkan tekanan secara khusus. MUF terus mengelola pertumbuhan pada berbagai segmen kendaraan dengan mempertimbangkan kebutuhan konsumen sekaligus menjaga kualitas portofolio," kata Dapot. Untuk prospek hingga akhir 2026, MUF masih optimistis pembiayaan syariah akan tumbuh positif. Hal ini didukung
demand masyarakat terhadap produk pembiayaan yang sesuai prinsip syariah, perkembangan ekosistem halal, serta semakin beragamnya pilihan kendaraan. "MUF optimis prospek pembiayaan syariah hingga akhir 2026 tetap positif, didukung oleh
demand masyarakat terhadap produk pembiayaan yang sesuai dengan prinsip syariah, perkembangan ekosistem halal, serta semakin beragamnya pilihan kendaraan," ujarnya. Untuk mendorong pertumbuhan, MUF mengoptimalkan sinergi dengan BSI melalui penguatan layanan BSI OTO. Perusahaan juga memperluas kolaborasi dengan dealer dan mitra otomotif serta menghadirkan program pembiayaan yang kompetitif. Selain itu, MUF tengah mempersiapkan pengembangan portofolio pembiayaan syariah melalui pembiayaan dana syariah. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas pilihan solusi pembiayaan sesuai kebutuhan konsumen.
"MUF juga tengah mempersiapkan pengembangan portofolio pembiayaan syariah melalui pembiayaan dana syariah sebagai bagian dari komitmen untuk memperluas pilihan solusi pembiayaan dan menghadirkan layanan yang semakin beragam sesuai dengan kebutuhan konsumen," kata Dapot. MUF juga terus memperkuat kanal digital dan meningkatkan kemudahan layanan. Perusahaan tetap menerapkan analisis pembiayaan yang prudent untuk menjaga pertumbuhan yang sehat dan berkelanjutan.
Baca Juga: Langkah Gopay Memperkuat Ekosistem dan Inklusi Digital Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News