KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Menjual rumah kerap memakan waktu lama. Meski sudah dipasarkan berbulan-bulan, tidak sedikit properti yang belum juga menemukan pembeli. Banyak pemilik rumah menganggap harga menjadi penyebab utama. Padahal, kualitas pemasaran juga berperan besar dalam menentukan cepat atau lambatnya sebuah properti terjual. Founder RumaTemu, Vicky, mengatakan persaingan di pasar properti semakin ketat karena ribuan iklan baru bermunculan setiap hari. Akibatnya, banyak properti berpotensi sulit menarik perhatian calon pembeli.
"Banyak properti bagus gagal terjual akibat iklan yang kurang maksimal. Calon pembeli tidak akan melirik rumah kalau presentasi visualnya tidak menarik," ujar Vicky dalam keterangannya, Senin (3/8/2026).
Baca Juga: Pasar Apartemen Sewa &Kondominium Jakarta Mulai Terlihat Stabil di Paruh Pertama 2026 Menurut Vicky, salah satu faktor yang paling sering diabaikan adalah kualitas foto pada iklan. Foto beresolusi rendah, pencahayaan minim, atau sudut pengambilan gambar yang kurang tepat dapat membuat rumah terlihat kurang menarik sehingga calon pembeli memilih melewati iklan tersebut. Karena itu, penjual perlu menggunakan foto berkualitas tinggi dengan pencahayaan yang baik dan menampilkan kondisi rumah secara jelas. Kesan pertama yang positif dapat meningkatkan minat calon pembeli untuk mencari informasi lebih lanjut hingga menjadwalkan kunjungan ke lokasi. Selain foto, deskripsi iklan juga menjadi faktor penting yang kerap diabaikan penjual. Banyak iklan hanya mencantumkan luas tanah dan harga, tanpa menjelaskan kondisi rumah, fasilitas di sekitar, akses jalan, hingga legalitas properti. Padahal, informasi yang lengkap dapat meningkatkan kepercayaan calon pembeli sekaligus memudahkan iklan ditemukan melalui mesin pencari.
Baca Juga: Vasanta Group &MC Urban Development Serah Terima Klaster Riverie di Shila at Sawangan Vicky juga menilai banyak penjual menganggap pemasaran selesai setelah iklan dipublikasikan. Padahal, promosi perlu dilakukan secara konsisten melalui berbagai kanal, termasuk media sosial dan teknik Search Engine Optimization (SEO) agar iklan lebih mudah muncul di hasil pencarian Google. Untuk mengatasi kendala tersebut, RumaTemu menyediakan platform pemasaran properti tanpa batas kuota iklan dan tanpa biaya tersembunyi. Platform ini juga dirancang ramah terhadap algoritma Google sehingga dapat meningkatkan visibilitas iklan dan memperbesar peluang terjadinya transaksi. “Kami selalu berupaya menghubungkan penjual dengan pembeli potensial. Ekosistem digital RumaTemu dapat membantu mempercepat proses transaksi properti,” tutup Vicky. Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News