JAKARTA. PT Perusahaan Listrik Negara Persero (PLN) melalui anak usahanya PT Pembangkitan Jawa Bali (PJB) melakukan kerjasama dengan Qatars Nebras Power. Dalam kerjasama ini, kedua perusahaan sepakat membangun pembangkit listrik tenaga gas (PLTG) di Sumatera Utara berkapasitas 2X 250 megawat (MW). Biaya pembangunan pembangkit diperkirakan mencapai US$ 400 juta. Pembangkit iniu ditargetkan mulai beroperasi pada 2019. "Targenya satu blok pada 2018 dan satu blok lagi 2019," kata Kepala Divisi Gas dan BBM PT PLN, Chaerani kepada KONTAN, Selasa (22/9). Menurut Chaerani, saat ini PJB dan Qatars Nebras Power sedang membahas persiapannya." Sekarang mereka bahas terkait lahan, nanti bagi tanggung jawab siapa yang membebaskan lahan, cari dana dan membangun dan dioperasikan. Juga terkait penjualan listriknya ini," kata Chaerani.
PLN gandeng Qatar bangun PLTG di Sumatera Utara
JAKARTA. PT Perusahaan Listrik Negara Persero (PLN) melalui anak usahanya PT Pembangkitan Jawa Bali (PJB) melakukan kerjasama dengan Qatars Nebras Power. Dalam kerjasama ini, kedua perusahaan sepakat membangun pembangkit listrik tenaga gas (PLTG) di Sumatera Utara berkapasitas 2X 250 megawat (MW). Biaya pembangunan pembangkit diperkirakan mencapai US$ 400 juta. Pembangkit iniu ditargetkan mulai beroperasi pada 2019. "Targenya satu blok pada 2018 dan satu blok lagi 2019," kata Kepala Divisi Gas dan BBM PT PLN, Chaerani kepada KONTAN, Selasa (22/9). Menurut Chaerani, saat ini PJB dan Qatars Nebras Power sedang membahas persiapannya." Sekarang mereka bahas terkait lahan, nanti bagi tanggung jawab siapa yang membebaskan lahan, cari dana dan membangun dan dioperasikan. Juga terkait penjualan listriknya ini," kata Chaerani.