KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Dalam periode siaga Natal dan Tahun Baru (Nataru), Subholding PLN Indonesia Power (PLN IP) menyiapkan daya mampu netto sebesar 20.900 MW, dengan daya mampu pasok mencapai 19.228 MW dan tingkat keandalan pembangkit (availability factor) rata-rata 92%. "Sebanyak 443 unit mesin pembangkit yang tersebar di 43 Unit Bisnis disiagakan untuk memastikan sistem pembangkitan tetap berjalan andal dan stabil," ungkap Direktur Operasi Pembangkit Gas PLN Indonesia Power Purnomo dalam keterangannya, dikutip Kamis (01/01/2026). Tak hanya dari sisi pembangkit, kesiapan energi primer juga berada dalam kondisi aman. Stok batubara rata-rata mencapai 23 Hari Operasi Pembangkit (HOP), LNG 12 HOP, dan BBM 20 HOP, sehingga operasional pembangkit dapat berlangsung tanpa hambatan selama periode libur panjang.
PLN Indonesia Power Siapkan Daya 20.900 MW untuk Natal 2025 dan Tahun Baru 2026
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Dalam periode siaga Natal dan Tahun Baru (Nataru), Subholding PLN Indonesia Power (PLN IP) menyiapkan daya mampu netto sebesar 20.900 MW, dengan daya mampu pasok mencapai 19.228 MW dan tingkat keandalan pembangkit (availability factor) rata-rata 92%. "Sebanyak 443 unit mesin pembangkit yang tersebar di 43 Unit Bisnis disiagakan untuk memastikan sistem pembangkitan tetap berjalan andal dan stabil," ungkap Direktur Operasi Pembangkit Gas PLN Indonesia Power Purnomo dalam keterangannya, dikutip Kamis (01/01/2026). Tak hanya dari sisi pembangkit, kesiapan energi primer juga berada dalam kondisi aman. Stok batubara rata-rata mencapai 23 Hari Operasi Pembangkit (HOP), LNG 12 HOP, dan BBM 20 HOP, sehingga operasional pembangkit dapat berlangsung tanpa hambatan selama periode libur panjang.