KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT PLN (Persero) melalui Unit Induk Pembangunan Kalimantan Bagian Timur (UIP KLT) mengebut pembangunan Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150kV Batulicin – Tarjun agar dapat meningkatkan keandalan sistem kelistrikan di Kalimantan Selatan, Tengah dan Timur. Pembangunan SUTT 150kV Batulicin – Tarjun sebagai Proyek Strategis Nasional (PSN) ini merupakan tahapan untuk membuat sistem looping jaringan Kalimantan Selatan dan Kalimantan Timur. Membentang sepanjang 79,765 kilo meter sirkit (kms) melintasi dua kabupaten yaitu Kabupaten Tanah Bumbu dan Kabupaten Kotabaru. Dengan jumlah tower sebanyak 114 tower, progres pembangunannya saat ini mencapai 88,18 persen. Nantinya, setelah SUTT 150kV Batulicin – Tarjun dapat beroperasi proses Looping jaringan akan dilanjutkan pembangunan dari Tarjun – Sei Durian – Grogot. Josua Simanungkalit, General Manager PLN UIP KLT mengatakan, pembangunan di Provinsi Kalimantan Selatan, salah satunya SUTT 150kV Batulicin – Tarjun dilakukan Unit Pelaksana Proyek Kalimantan Bagian Timur 4 (UPP Kalbagtim 4) sebagai direksi pekerjaan. Saat ini, tim di lapangan terus bersinergi dengan Kontraktor pelaksana pembangunan untuk dapat segera menyelesaikan pembangunan SUTT 150kV Batulicin – Tarjun melalui pengawasan yang sangat ketat.
PLN Kebut Proyek Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kV Batulicin-Tarjun
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT PLN (Persero) melalui Unit Induk Pembangunan Kalimantan Bagian Timur (UIP KLT) mengebut pembangunan Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150kV Batulicin – Tarjun agar dapat meningkatkan keandalan sistem kelistrikan di Kalimantan Selatan, Tengah dan Timur. Pembangunan SUTT 150kV Batulicin – Tarjun sebagai Proyek Strategis Nasional (PSN) ini merupakan tahapan untuk membuat sistem looping jaringan Kalimantan Selatan dan Kalimantan Timur. Membentang sepanjang 79,765 kilo meter sirkit (kms) melintasi dua kabupaten yaitu Kabupaten Tanah Bumbu dan Kabupaten Kotabaru. Dengan jumlah tower sebanyak 114 tower, progres pembangunannya saat ini mencapai 88,18 persen. Nantinya, setelah SUTT 150kV Batulicin – Tarjun dapat beroperasi proses Looping jaringan akan dilanjutkan pembangunan dari Tarjun – Sei Durian – Grogot. Josua Simanungkalit, General Manager PLN UIP KLT mengatakan, pembangunan di Provinsi Kalimantan Selatan, salah satunya SUTT 150kV Batulicin – Tarjun dilakukan Unit Pelaksana Proyek Kalimantan Bagian Timur 4 (UPP Kalbagtim 4) sebagai direksi pekerjaan. Saat ini, tim di lapangan terus bersinergi dengan Kontraktor pelaksana pembangunan untuk dapat segera menyelesaikan pembangunan SUTT 150kV Batulicin – Tarjun melalui pengawasan yang sangat ketat.