SUBANG. Meskipun sudah mendatangkan genset ke Nias untuk mengatasi pemadaman listrik, PT Perusahaan Listrik Negara ( PLN) tetap menyambangi Kedutaan Besar Amerika Serikat pada Jumat (8/4). Tujuannya agar perusahaan AS yang merupakan vendor PLN di Nias yakni American Power Rental (APR) mau menyalakan kembali Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) berkapasitas 2x10 di Nias. Maklum, genset yang didatangkan PLN tidak akan cukup untuk memenuhi listrik warga Nias. Sehingga PLN mesti melakukan lobi agar PLTD di sana kembali dihidupkan. Amir Rosidin Direktur Bisnis Regional Sumatera PLN menjelaskan, PLN sudah bertemu dengan Duta Besar Amerika Serikat. "Kami sampaikan yang terjadi di Nias. Kami meminta Dubes menjadi fasilitator dengan pihak APR pusat di AS untuk mau menyalakan lagi PLTD," ungkapnya, Sabtu (9/4).
PLN lobi Dubes AS untuk operasikan PLTD di Nias
SUBANG. Meskipun sudah mendatangkan genset ke Nias untuk mengatasi pemadaman listrik, PT Perusahaan Listrik Negara ( PLN) tetap menyambangi Kedutaan Besar Amerika Serikat pada Jumat (8/4). Tujuannya agar perusahaan AS yang merupakan vendor PLN di Nias yakni American Power Rental (APR) mau menyalakan kembali Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) berkapasitas 2x10 di Nias. Maklum, genset yang didatangkan PLN tidak akan cukup untuk memenuhi listrik warga Nias. Sehingga PLN mesti melakukan lobi agar PLTD di sana kembali dihidupkan. Amir Rosidin Direktur Bisnis Regional Sumatera PLN menjelaskan, PLN sudah bertemu dengan Duta Besar Amerika Serikat. "Kami sampaikan yang terjadi di Nias. Kami meminta Dubes menjadi fasilitator dengan pihak APR pusat di AS untuk mau menyalakan lagi PLTD," ungkapnya, Sabtu (9/4).