PLN Targetkan Penjualan Listrik 296,53 TWh, Genjot Segmen Industri dan Bisnis



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) membidik pertumbuhan penjualan listrik hingga 3,96% di tahun 2024.

EVP Komunikasi Korporat dan TJSL PLN Gregorius Adi Trianto mengatakan, pertumbuhan penjualan listrik pada tahun ini ditargetkan untuk seluruh segmen pelanggan khususnya industri dan bisnis.

"Tahun ini, PLN menargetkan penjualan listrik mencapai 296,53 Terra Watt hour (TWh) atau tumbuh 3,96% dari tahun sebelumnya," kata Gregorius kepada Kontan, Sabtu (16/3).


Gregorius menjelaskan, target pertumbuhan penjualan dari sektor bisnis sebesar 57,86 TWh atau meningkat 8,54%, sektor industri sebesar 89,52 TWh atau meningkat 2,16% dan sektor rumah tangga mencapai 124,94 TWh atau tumbuh 2,97%.

Baca Juga: Tarif Listrik April-Juni 2024 Tak Naik, Demi Jaga Daya Beli Masyarakat

Hingga Februari 2024, realisasi penjualan listrik mencapai 47,89 terawatt hour (TWh) atau tumbuh 8,56% dari periode yang sama pada tahun lalu. Dari jumlah tersebut, penjualan penjualan listik sektor industri mencapai 14,69 TWh atau tumbuh 2,97%, sektor bisnis mencapai 8,94 TWh atau tumbuh sebesar 10,75% dan sektor rumah tangga sebesar 20,35 TWh atau tumbuh sebesar 11,08%.

Sementara itu, pada tahun 2023, penjualan listrik mengalami kenaikan 5,32% jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Pada tahun 2022 penjualan listrik PLN mencapai 270,82 TWh dan meningkat menjadi 285,23 TWh pada 2023.

"PLN menargetkan pertumbuhan industri yang didominasi dari pertumbuhan pembangunan smelter dan data center," terang Gregorius.

Gregorius memastikan, PLN siap mendukung program hilirisasi dengan melayani kebutuhan listrik tidak hanya memanfaatkan jaringan eksisting melainkan juga dengan pembangunan infrastruktur baru. Selain itu, juga melakukan percepatan penyambungan data center, hotel dan kawasan bisnis.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Herlina Kartika Dewi