KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Ambisi Presiden Prabowo Subianto mengejar target kapasitas Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) 100 Gigawatt (GW) membutuhkan investasi jumbo. PT PLN (Persero) memperkirakan kebutuhan investasi untuk merealisasikan program PLTS 100 GW mencapai sekitar US$ 100 miliar. Sebagai gambaran saja, jumlah itu setara dengan Rp 1.781,95 triliun. Nilai konversi tersebut menggunakan asumsi kurs tengah saat ini sebesar Rp 17.820 per dolar Amerika Serikat. Executive Vice President Komunikasi Korporat & Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan PLN, Gregorius Adi Trianto menegaskan bahwa pemenuhan investasi untuk merealisasikan program PLTS 100 GW akan menggunakan berbagai skema pendanaan. Tak hanya berasal dari PLN, Pemerintah juga bakal melibatkan investor, termasuk pengembang listrik swasta atau Independent Power Producer (IPP).
PLN Ungkap Proyeksi Kebutuhan Investasi untuk PLTS 100 GW Tembus Rp 1.781,9 Triliun
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Ambisi Presiden Prabowo Subianto mengejar target kapasitas Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) 100 Gigawatt (GW) membutuhkan investasi jumbo. PT PLN (Persero) memperkirakan kebutuhan investasi untuk merealisasikan program PLTS 100 GW mencapai sekitar US$ 100 miliar. Sebagai gambaran saja, jumlah itu setara dengan Rp 1.781,95 triliun. Nilai konversi tersebut menggunakan asumsi kurs tengah saat ini sebesar Rp 17.820 per dolar Amerika Serikat. Executive Vice President Komunikasi Korporat & Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan PLN, Gregorius Adi Trianto menegaskan bahwa pemenuhan investasi untuk merealisasikan program PLTS 100 GW akan menggunakan berbagai skema pendanaan. Tak hanya berasal dari PLN, Pemerintah juga bakal melibatkan investor, termasuk pengembang listrik swasta atau Independent Power Producer (IPP).
TAG: