KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Proyek Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Batang Toru berkapasitas 510 megawatt (MW) di Tapanuli Selatan, Sumatra Utara, resmi memasuki tahap penggenangan (impounding) waduk pada Jumat (9/10/2026). Pemerintah menargetkan infrastruktur ketenagalistrikan strategis senilai Rp 21,6 triliun ini dapat segera beroperasi penuh untuk memperkuat cadangan daya. Kehadiran pasokan daya baru ini dinilai mendesak mengingat tipisnya cadangan operasional sistem kelistrikan di wilayah Sumatra saat ini. Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Yuliot Tanjung menyoroti kondisi pasokan daya sistem kelistrikan Sumatra yang membutuhkan tambahan cadangan. Ditargetkan pembangkit ini bisa beroperasi dalam rangka lonjakan kebutuhan listrik di periode Natal dan Tahun Baru ini.
PLTA Batang Toru 510 MW Masuk Tahap Penggenangan Waduk pada Kuartal IV-2026
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Proyek Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Batang Toru berkapasitas 510 megawatt (MW) di Tapanuli Selatan, Sumatra Utara, resmi memasuki tahap penggenangan (impounding) waduk pada Jumat (9/10/2026). Pemerintah menargetkan infrastruktur ketenagalistrikan strategis senilai Rp 21,6 triliun ini dapat segera beroperasi penuh untuk memperkuat cadangan daya. Kehadiran pasokan daya baru ini dinilai mendesak mengingat tipisnya cadangan operasional sistem kelistrikan di wilayah Sumatra saat ini. Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Yuliot Tanjung menyoroti kondisi pasokan daya sistem kelistrikan Sumatra yang membutuhkan tambahan cadangan. Ditargetkan pembangkit ini bisa beroperasi dalam rangka lonjakan kebutuhan listrik di periode Natal dan Tahun Baru ini.
TAG: