PM Singapura Ingin Tambah Penerbangan Langsung ke Berbagai Kota di Indonesia



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Perdana Menteri Singapura Lawrence Wong buka peluang penambahan rute penerbangan langsung dari Singapura ke berbagai kota di Indonesia. 

Pernyataan ini disampaikannya dalam joint press statement bersama Presiden Prabowo Subianto usai Leaders’ Retreat Indonesia-Singapura di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (6/7/2026). 

Wong menyebut langkah ini sebagai dilakukan untuk memperkuat konektivitas kedua negara sekaligus mendorong pertumbuhan sektor pariwisata, perjalanan bisnis, dan hubungan antarmasyarakat. 


"Seiring meningkatnya pertukaran antarmasyarakat, kami juga berharap konektivitas kedua negara semakin baik,” ujar Wong.

Baca Juga: Masa Depan Pusat Finansial (PFII): Pengelolaan Reputasi Jadi Taruhan Utama Indonesia

Wong mengatakan, hubungan Indonesia dan Singapura tidak hanya dibangun melalui kerja sama antar pemerintah, tetapi juga diperkuat lewat interaksi yang semakin intensif antara masyarakat kedua negara.

Karena itu, menurutnya, konektivitas transportasi menjadi salah satu aspek penting yang terus didorong untuk mendukung hubungan bilateral.

Ia mengungkapkan maskapai penerbangan Singapura pada pekan lalu telah membuka rute langsung Singapura–Pontianak, Kalimantan Barat. Kehadiran rute baru tersebut menjadi salah satu langkah memperluas akses perjalanan antara kedua negara.

Wong berharap pembukaan rute tersebut tidak menjadi yang terakhir. Pemerintah Singapura membuka peluang hadirnya lebih banyak penerbangan langsung menuju berbagai daerah di Indonesia.

“Kami berharap akan ada lebih banyak lagi penerbangan langsung menuju berbagai daerah di Indonesia,” katanya.

Menurut Wong, bertambahnya rute penerbangan langsung akan memberikan manfaat bagi kedua negara. Selain mempermudah mobilitas masyarakat, konektivitas yang lebih baik juga diyakini mampu meningkatkan kunjungan wisatawan dan mendukung aktivitas dunia usaha.

“Hal ini akan memungkinkan lebih banyak wisatawan menikmati keindahan Indonesia, mendukung perjalanan bisnis, sekaligus mempererat interaksi antara masyarakat kedua negara,” ujarnya.

Selain membahas konektivitas, Wong dan Prabowo juga menyepakati berbagai langkah untuk mempererat hubungan antarmasyarakat, termasuk melalui pertukaran pelajar dan kerja sama pendidikan.

Baca Juga: Prabowo: Jika Ada Salah Paham RI dan Singapura Sepakat Selesaikan Secara Terbuka

Wong menyebut Program Sekolah Garuda yang diinisiasi Presiden Prabowo menjadi salah satu peluang untuk memperluas pertukaran pelajar antara Indonesia dan Singapura. 

Menurutnya, hubungan antarmasyarakat yang semakin erat akan menjadi fondasi penting bagi penguatan kemitraan strategis kedua negara di masa mendatang.

Selain itu, kedua negara juga menyepakati kerja sama kelembagaan khususnya di sektor pertahanan. 

Wong menegaskan bahwa Angkatan Bersenjata Singapura (SAF) dan Tentara Nasional Indonesia (TNI) tengah menjajaki pengembangan fasilitas pelatihan di Baturaja, Sumatra Selatan serta Lapangan Latihan Senjata Udara Siabu. 

"Selain itu, Singapura juga akan mendukung program prioritas Indonesia melalui peningkatan kapasitas termasuk di bidang kesehatan dan teknologi pertanian," terang Wong. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News