PMI Manufaktur Korea Selatan Makin Ekspansif, Naik Mencapai Level 53,1 di Juli 2026



KONTAN.CO.ID - SEOUL. Industri manufaktur Korea Selatan menecatatkan ekspansi berkelanjutan pada awal paruh kedua 2026. Ini terlihat dari purchasing manager’s index (PMI) sektor manufaktur Korea Selatan, yang dirilis Senin (3/8/2027).

PMI sektor manufaktur S&P Global Korea Selatan yang disesuaikan secara musiman naik menjadi 53,1 pada Juli dari 52,1 pada bulan Juni. Kenaikan ini menandakan peningkatan moderat dalam kesehatan ekonomi manufaktur.

Tingkat peningkatan tersebut tercatat melebihi rata-rata kenaikan jangka panjang. S&P Global juga mencatat kenaikan tersebut termasuk kenaikan terkuat yang tercatat selama empat tahun terakhir.


“Data PMI Juli mengindikasikan bahwa sektor manufaktur Korea Selatan mengalami peningkatan yang lebih kuat dalam kondisi operasional memasuki paruh kedua tahun 2026,” sebut Usamah Bhatti, Ekonom S&P Global Market Intelligence, dalam keterangan resmi, Senin (3/8/2026).

Baca Juga: Jepang Mengkonfirmasi Intervensi Yen Bersama AS, Beri Sinyal Tindakan Lebih Lanjut

Baik output maupun penerimaan pesanan baru meningkat lebih cepat pada Juli. Pertumbuhan tersebut didukung oleh kondisi permintaan yang membaik, terutama di sektor semikonduktor dan otomotif.

Perusahaan di Korea Selatan melaporkan peningkatan kebutuhan produksi mendorong perekrutan dan pembelian tambahan. Lapangan kerja tercatat meningkat untuk keempat kalinya dalam lima bulan.

"Sinyal positif meluas ke aktivitas perekrutan dan pembelian, karena perusahaan menanggapi peningkatan kapasitas dan kebutuhan produksi,” imbuh Bhatti.

Di sisi harga, beban biaya produsen meningkat tajam lagi, meskipun tingkat inflasi melambat ke tingkat yang terakhir terlihat sebelum pecahnya perang di Timur Tengah.

Volume produksi meningkat lebih cepat dibandingkan pertumbuhan di Juni. Secara keseluruhan, volume produksi manufaktur di negeri ginseng ini masih cukup solid.

Baca Juga: PMI Manufaktur Australia Periode Juli Naik Ke 52, Paling Signifikan sejak Januari

Di tempat-tempat di mana ekspansi dilaporkan, para produsen mencatat peningkatan penerimaan pesanan baru, terutama untuk mobil dan semikonduktor. Produsen juga menyatakan telah meningkatkan produksi.

Total pesanan baru meningkat pada awal kuartal ketiga. Ini menandai pertumbuhan selama bulan delapan berturut-turut.

Perusahaan manufaktur menyebutkan peluncuran produk baru dan meredanya ketegangan di Timur Tengah pada awal bulan sebagai faktor yang membantu merangsang penjualan.

Produsen barang juga mencatat peningkatan kembali dalam permintaan luar negeri, dengan penjualan ekspor baru meningkat untuk pertama kalinya dalam tiga bulan. Laju pertumbuhan adalah yang tercepat sejak April 2021.

Baca Juga: Data PMI: Produksi Pabrik Jepang Naik ke Level Tertinggi Hampir 12 Tahun di Juli 2026

Operasional yang membaik mendorong perusahaan untuk merekrut staf tambahan pada periode survei terbaru. Perusahaan berupaya memenuhi peningkatan kebutuhan produksi.

Meskipun demikian, tingkat penciptaan lapangan kerja hanya marginal. Pada saat yang sama, produsen mencatat akumulasi tumpukan pekerjaan bulanan ketujuh berturut-turut, meskipun peningkatan terbaru adalah yang paling lemah dalam empat bulan.

Di sisi rantai pasokan, aktivitas pembelian di antara produsen Korea Selatan meningkat pesat pada bulan Juli. Ini memperpanjang periode pertumbuhan saat ini menjadi delapan bulan.

Perusahaan melaporkan pembelian input untuk mengimbangi produksi, sekaligus berupaya melindungi diri dari kenaikan harga lebih lanjut dan gangguan pemasok.

Baca Juga: Gandeng AS, Jepang Bakal Lakukan Intervensi Gabungan terhadap Pelemahan Yen

Para vendor masih terus melaporkan keterlambatan pengiriman, sebagian karena dampak berkelanjutan dari perang di Timur Tengah. Akibatnya, waktu tunggu rata-rata memanjang dengan laju yang lebih lambat, tetapi masih tajam.

Persediaan barang jadi sering digunakan untuk menyelesaikan pesanan. Kondisi ini mengakibatkan penurunan berkelanjutan dalam stok pasca-produksi.

Prospek produksi 12 bulan ke depan tetap positif pada Juli. Optimisme menguat dari Juni dan memperpanjang periode kepercayaan saat ini hingga tepat satu tahun.

Sentimen berpusat pada harapan akan pertumbuhan pesanan baru yang berkelanjutan dan peluncuran produk baru, terutama di sektor semikonduktor dan otomotif.

“Perkembangan harga dalam beberapa bulan mendatang akan menjadi metrik kunci yang perlu dipantau, terutama karena ketegangan di Timur Tengah telah meningkat dalam beberapa hari terakhir,” papar Bhatti.