PMSol Perkuat Budaya HSSE lewat Inovasi Digital



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Pertamina Marine Solutions (PMSol) terus memperkuat budaya health, safety, security, and environment (HSSE) serta mendorong inovasi untuk mendukung operasional maritim yang aman, andal, dan berkelanjutan.

Direktur Utama PMSol Joko Pramono mengatakan, HSSE menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari setiap aktivitas perusahaan. Menurut dia, penerapan HSSE tidak cukup hanya sebatas memenuhi standar dan regulasi, tetapi harus menjadi budaya dalam setiap proses kerja. “Bagi kami, HSSE juga harus harus menjadi budaya yang melekat dalam setiap proses dan aktivitas kerja,” ujar Joko dalam keterangannya, Rabu (2/9/2026). 

Ia menambahkan, PMSol terus mendorong pemanfaatan inovasi dan teknologi untuk meningkatkan efektivitas pengelolaan HSSE. Menurut Joko, kepemimpinan yang kuat, keterlibatan seluruh pekerja, serta inovasi berkelanjutan menjadi kunci dalam membangun budaya keselamatan yang semakin matang.


Joko menyebut, salah satu langkah transformasi digital itu adalah digitalisasi aplikasi HSSE Induction bagi crew kapal dan Tenaga Alih Daya sebelum on boarding. Proses ini mencakup registrasi, unggah dokumen seperti data Medical Check-Up (MCU) dan sertifikat training, pre-test, Training Demo Room, post-test, hingga penerbitan HSSE Passport digital.

Baca Juga: Pertamina Marine Solutions Perluas Portofolio Bisnis Maritim ke Pasar Tiongkok

Sebelumnya, proses induksi HSSE masih banyak memakai dokumen fisik, mulai dari hasil MCU hingga sertifikat pelatihan. Kini, seluruh proses dilakukan secara digital dan terintegrasi melalui situs resmi HSSE Induction.

Dia menjelaskan bahwa digitalisasi ini tidak sekadar mengubah dokumen fisik menjadi digital, tetapi juga membuat proses induksi lebih mudah dan mandiri. Pekerja wajib mengikuti tour Demo Room sebagai bagian dari pengenalan, lalu menyelesaikan registrasi, materi training, dan post-test melalui gawai atau komputer.

Setelah semua tahap selesai, sistem otomatis menerbitkan HSSE Passport digital. Dokumen ini dapat langsung diakses pekerja. Di lapangan, pengawas cukup memindai barcode pada kartu digital untuk melihat status kesehatan dan riwayat pelatihan secara cepat dan akurat.

PMSol juga menambahkan fitur barcode pelaporan untuk memudahkan pekerja melaporkan dugaan kecurangan. Fitur ini mendukung terciptanya lingkungan kerja yang bersih dan aman.

Baca Juga: Pertamina Rampungkan Restrukturisasi Bisnis Hilir Tahap Kedua

Selain HSSE Induction, PMSol mengembangkan Digital Medical Check Up (MCU) untuk mengelola pemeriksaan kesehatan secara end-to-end. Ada pula P-HORSE atau Pertamina HSSE Online Reporting System Excellence yang mendukung pelaporan Unsafe Act dan Unsafe Condition serta pemantauan tindak lanjut secara terintegrasi.

“Sementara penguatan budaya keselamatan dilakukan melalui berbagai program, salah satunya Apel Corporate Life Saving Rules (CLSR) yang digelar rutin,” imbuh Joko.

Baru-baru ini, PMSol meraih empat penghargaan dalam Indonesia QHSE & Sustainability Awards (IQSA) 2026. Penghargaan ini menjadi apresiasi atas komitmen PMSol dalam memperkuat budaya HSSE serta mendorong inovasi untuk mendukung operasional maritim yang aman, andal, dan berkelanjutan.

Empat penghargaan tersebut yakni The Best QHSE Leadership 2026 yang diraih Manager HSSE PMSol Febry Donny, serta The Best QHSE Digital Innovation 2026, The Best QHSE Company Concerned 2026, dan The Best Safety Induction 2026 untuk PMSol.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News