KONTAN.CO.ID - Jakarta, 21 Mei 2026 - Pemberdayaan usaha ultra mikro tidak hanya berbicara tentang bertambahnya modal usaha. Di banyak ruang kehidupan masyarakat, terutama di lingkungan ibu-ibu pengusaha UMKM, pemberdayaan juga berarti bertambahnya keberanian untuk mengambil peran, memperkuat ekonomi keluarga, dan membangun daya tahan bersama di tengah berbagai tantangan. Melalui PNM Mekaar, perempuan prasejahtera didorong untuk memiliki akses pembiayaan yang lebih aman dan terarah, sehingga tidak lagi bergantung pada pinjaman informal yang kerap memberatkan. Kehadiran PNM Mekaar menjadi ruang bagi para ibu untuk perlahan terbebas dari jerat rentenir melalui pembiayaan, pendampingan, dan kebersamaan dalam kelompok. Perempuan dalam ekosistem ultra mikro bukan hanya menjadi penerima manfaat, tetapi juga penggerak utama ekonomi rumah tangga. Dari usaha kecil yang dikelola di dapur, teras rumah, hingga pasar-pasar lokal, lahir dampak yang lebih luas bagi pendidikan anak, kesehatan keluarga, dan kesejahteraan lingkungan sekitar. Melalui PNM Mekaar, pemberdayaan diberikan tidak hanya dalam bentuk pembiayaan, tetapi juga melalui tiga modal utama, yaitu modal finansial berupa akses pembiayaan untuk mendukung keberlangsungan usaha, modal intelektual melalui pendampingan dan peningkatan kapasitas usaha, serta modal sosial yang tumbuh dari kebersamaan dan solidaritas dalam kelompok. Melalui pendampingan berbasis kelompok, para ibu juga belajar mengelola usaha, membangun kepercayaan diri, serta saling mendukung satu sama lain.
PNM Mekaar Bantu Perempuan Ultra Mikro Tumbuh dan Terbebas dari Jerat Rentenir
KONTAN.CO.ID - Jakarta, 21 Mei 2026 - Pemberdayaan usaha ultra mikro tidak hanya berbicara tentang bertambahnya modal usaha. Di banyak ruang kehidupan masyarakat, terutama di lingkungan ibu-ibu pengusaha UMKM, pemberdayaan juga berarti bertambahnya keberanian untuk mengambil peran, memperkuat ekonomi keluarga, dan membangun daya tahan bersama di tengah berbagai tantangan. Melalui PNM Mekaar, perempuan prasejahtera didorong untuk memiliki akses pembiayaan yang lebih aman dan terarah, sehingga tidak lagi bergantung pada pinjaman informal yang kerap memberatkan. Kehadiran PNM Mekaar menjadi ruang bagi para ibu untuk perlahan terbebas dari jerat rentenir melalui pembiayaan, pendampingan, dan kebersamaan dalam kelompok. Perempuan dalam ekosistem ultra mikro bukan hanya menjadi penerima manfaat, tetapi juga penggerak utama ekonomi rumah tangga. Dari usaha kecil yang dikelola di dapur, teras rumah, hingga pasar-pasar lokal, lahir dampak yang lebih luas bagi pendidikan anak, kesehatan keluarga, dan kesejahteraan lingkungan sekitar. Melalui PNM Mekaar, pemberdayaan diberikan tidak hanya dalam bentuk pembiayaan, tetapi juga melalui tiga modal utama, yaitu modal finansial berupa akses pembiayaan untuk mendukung keberlangsungan usaha, modal intelektual melalui pendampingan dan peningkatan kapasitas usaha, serta modal sosial yang tumbuh dari kebersamaan dan solidaritas dalam kelompok. Melalui pendampingan berbasis kelompok, para ibu juga belajar mengelola usaha, membangun kepercayaan diri, serta saling mendukung satu sama lain.