KONTAN.CO.ID - Jakarta, 22 September 2026 – PT Permodalan Nasional Madani (Persero) melalui PNM Peduli kembali menunjukkan komitmennya mendampingi karyawan dan nasabah, tidak hanya dari sisi permodalan dan pengembangan usaha, tetapi juga lewat dukungan sosial dan psikologis bagi masyarakat terdampak bencana di Nusa Tenggara Timur. PNM Peduli menghadirkan pendampingan bagi sekitar 250 karyawan unit terdampak di Ruteng, Reok, dan Soa. Pendampingan yang diberikan meliputi teknik pengaturan napas, latihan fokus dengan mengenali lima benda di sekitar, serta teknik butterfly hug, yaitu menyilangkan tangan di dada sambil menepuk bergantian untuk menenangkan diri sendiri. “Yang paling berkesan itu butterfly hug. Rasanya lega sekali, karena kami diajarkan cara menenangkan diri sendiri tanpa harus menunggu orang lain,” ujar Fitri, karyawan unit terdampak yang mengikuti kegiatan tersebut. Teknik pengaturan napas yang ia pelajari kini juga digunakannya saat menghadapi nasabah yang kondisi emosinya belum stabil pascagempa.
PNM Peduli Hadirkan Trauma Healing untuk Dukung Nasabah Flores NTT Kembali Bangkit
KONTAN.CO.ID - Jakarta, 22 September 2026 – PT Permodalan Nasional Madani (Persero) melalui PNM Peduli kembali menunjukkan komitmennya mendampingi karyawan dan nasabah, tidak hanya dari sisi permodalan dan pengembangan usaha, tetapi juga lewat dukungan sosial dan psikologis bagi masyarakat terdampak bencana di Nusa Tenggara Timur. PNM Peduli menghadirkan pendampingan bagi sekitar 250 karyawan unit terdampak di Ruteng, Reok, dan Soa. Pendampingan yang diberikan meliputi teknik pengaturan napas, latihan fokus dengan mengenali lima benda di sekitar, serta teknik butterfly hug, yaitu menyilangkan tangan di dada sambil menepuk bergantian untuk menenangkan diri sendiri. “Yang paling berkesan itu butterfly hug. Rasanya lega sekali, karena kami diajarkan cara menenangkan diri sendiri tanpa harus menunggu orang lain,” ujar Fitri, karyawan unit terdampak yang mengikuti kegiatan tersebut. Teknik pengaturan napas yang ia pelajari kini juga digunakannya saat menghadapi nasabah yang kondisi emosinya belum stabil pascagempa.
TAG: