JAKARTA. PT PNM Investment Management terus menagih janji Grup Bakrie untuk membayar utang repurchasement agreement (repo). Sampai akhir Januari 2009, total utang repo Grup Bakrie yang sudah jatuh tempo namun belum terbayar Rp 700 miliar. Paling besar adalah tunggakan utang repo PT Bakrie Capital Indonesia yang mencapai Rp 500 miliar. "Mereka sudah janji akan membayar, kami tinggal menunggu saja," kata Direktur PNM Investment Management Tjatur Heri Priyono, kemarin (3/2). Sekadar informasi, PNM mengaku memiliki sekitar 63-64 kontrak repo dengan Bakrie Capital dan PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR). PNM memiliki total tagihan senilai Rp 1,1 triliun kepada Bakrie Capital. Sedangkan kepada BNBR, tagihan repo PNM mencapai Rp 231,81 miliar. Namun, BNBR baru membayar Rp 28,8 miliar.
PNM Terus Tagih Repo Grup Bakrie
JAKARTA. PT PNM Investment Management terus menagih janji Grup Bakrie untuk membayar utang repurchasement agreement (repo). Sampai akhir Januari 2009, total utang repo Grup Bakrie yang sudah jatuh tempo namun belum terbayar Rp 700 miliar. Paling besar adalah tunggakan utang repo PT Bakrie Capital Indonesia yang mencapai Rp 500 miliar. "Mereka sudah janji akan membayar, kami tinggal menunggu saja," kata Direktur PNM Investment Management Tjatur Heri Priyono, kemarin (3/2). Sekadar informasi, PNM mengaku memiliki sekitar 63-64 kontrak repo dengan Bakrie Capital dan PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR). PNM memiliki total tagihan senilai Rp 1,1 triliun kepada Bakrie Capital. Sedangkan kepada BNBR, tagihan repo PNM mencapai Rp 231,81 miliar. Namun, BNBR baru membayar Rp 28,8 miliar.