JAKARTA. Polisi akhirnya membuktikan janjinya. Rabu (19/8) kemarin, mereka mengumumkan empat nama dalam daftar pencarian orang (DPO) yang terlibat aksi terorisme. Polisi menilai, keempat orang itu memiliki peran penting atas maraknya terorisme belakangan ini. Keempat tersangka teroris itu adalah Saefudin Jaelani alias Saefudin Zuhri alias Udin alias Soleh, Muhamad Syahrir alias Aing, Bagus Budi Pranoto alias Urwah, dan Ario Sudarso alias Suparjo Dwi Anggoro alias Aji alias Dayat alias Mistam Husamudin. Juru Bicara Mabes Polri, Inspektur Jenderal Nanan Soekarna menyatakan, keterlibatan mereka dalam aksi terorisme tak terbantahkan lagi. Saifudin berperan sebagai perekrut pelaku bom bunuh diri di Hotel J.W Marriott dan Ritz-Carlton bulan lalu. Begitu pula dengan Syahrir dan Ario yang terlibat dalam pengeboman dua hotel mewah itu. Adapun Bagus pernah dipenjara 3,5 tahun karena menyembunyikan DR Azhari dan Noordin M.Top, 2004 silam.
Polisi Merilis Empat Nama Baru Teroris
JAKARTA. Polisi akhirnya membuktikan janjinya. Rabu (19/8) kemarin, mereka mengumumkan empat nama dalam daftar pencarian orang (DPO) yang terlibat aksi terorisme. Polisi menilai, keempat orang itu memiliki peran penting atas maraknya terorisme belakangan ini. Keempat tersangka teroris itu adalah Saefudin Jaelani alias Saefudin Zuhri alias Udin alias Soleh, Muhamad Syahrir alias Aing, Bagus Budi Pranoto alias Urwah, dan Ario Sudarso alias Suparjo Dwi Anggoro alias Aji alias Dayat alias Mistam Husamudin. Juru Bicara Mabes Polri, Inspektur Jenderal Nanan Soekarna menyatakan, keterlibatan mereka dalam aksi terorisme tak terbantahkan lagi. Saifudin berperan sebagai perekrut pelaku bom bunuh diri di Hotel J.W Marriott dan Ritz-Carlton bulan lalu. Begitu pula dengan Syahrir dan Ario yang terlibat dalam pengeboman dua hotel mewah itu. Adapun Bagus pernah dipenjara 3,5 tahun karena menyembunyikan DR Azhari dan Noordin M.Top, 2004 silam.