JAKARTA. Fluktuasi harga sembako saat Ramadhan dan menjelang Lebaran kerap kali terjadi. Jika fluktuasi harga tersebut semakin naik, maka masyarakat akan menjadi korbannya. Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Tito Karnavian melihat kenaikan tersebut biasanya terjadi karena adanya permintaan yang tinggi dan suplai kurang. Salah satu penyebabnya ada penimbun yang bermain dengan para oknum nakal diantaranya para pengantar sembako. "Seandainya barang tidak sampai tujuan, otomatis suplainya kurang. Demandnya tinggi. Otomatis harga akan naik. Yang kena siapa nanti? Masyarakat yang akan menjerit," kata Tito saat operasi pasar di Pasar Bendungan Hilir, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Jumat (26/6).
Polisi pantau penimbunan pangan selama Ramadan
JAKARTA. Fluktuasi harga sembako saat Ramadhan dan menjelang Lebaran kerap kali terjadi. Jika fluktuasi harga tersebut semakin naik, maka masyarakat akan menjadi korbannya. Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Tito Karnavian melihat kenaikan tersebut biasanya terjadi karena adanya permintaan yang tinggi dan suplai kurang. Salah satu penyebabnya ada penimbun yang bermain dengan para oknum nakal diantaranya para pengantar sembako. "Seandainya barang tidak sampai tujuan, otomatis suplainya kurang. Demandnya tinggi. Otomatis harga akan naik. Yang kena siapa nanti? Masyarakat yang akan menjerit," kata Tito saat operasi pasar di Pasar Bendungan Hilir, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Jumat (26/6).