JAKARTA. Testimoni Fredy Budiman yang disampaikan oleh Haris Azhar tentang adanya oknum pejabat polisi yang membekingi bandar narkoba berbuntut panjang. Mabes Polri membentuk Tim Pencari Fakta Gabungan untuk menguji kesahihan kesaksian ketua Komisi Untuk Orang Hilang dan Korban Kekerasan (KontraS) tersebut. Inspektur Pengawasan Umum (Irwasum), Komjen Pop Dwi Priyatno mengaku telah membentuk tim untuk menindaklanjuti testimoni Fredi Budiman melalui Haris Azhar. Tim itu terdiri dari 18 orang 3 dari unsur masyarakat, satu dari Komisi Kepolisian Nasional dan sisanya dari pejabat Kepolisian. "Tim ini sudah bergerak. Hari ini kita telah meminta keterangan adik Fredy Budiman, Joni Suhendra. Selain itu tim juga nergerak ke Badan Narkotika Nasional untuk mendapatkan informasi," ujar Dwi yang juga menjabat ketua tim pencarai fakta, di Mabes Polri, Kamis (11/8).
Polri telusuri testimoni Freddy Budiman
JAKARTA. Testimoni Fredy Budiman yang disampaikan oleh Haris Azhar tentang adanya oknum pejabat polisi yang membekingi bandar narkoba berbuntut panjang. Mabes Polri membentuk Tim Pencari Fakta Gabungan untuk menguji kesahihan kesaksian ketua Komisi Untuk Orang Hilang dan Korban Kekerasan (KontraS) tersebut. Inspektur Pengawasan Umum (Irwasum), Komjen Pop Dwi Priyatno mengaku telah membentuk tim untuk menindaklanjuti testimoni Fredi Budiman melalui Haris Azhar. Tim itu terdiri dari 18 orang 3 dari unsur masyarakat, satu dari Komisi Kepolisian Nasional dan sisanya dari pejabat Kepolisian. "Tim ini sudah bergerak. Hari ini kita telah meminta keterangan adik Fredy Budiman, Joni Suhendra. Selain itu tim juga nergerak ke Badan Narkotika Nasional untuk mendapatkan informasi," ujar Dwi yang juga menjabat ketua tim pencarai fakta, di Mabes Polri, Kamis (11/8).