JAKARTA. PT Smartfren Telecom Tbk (FREN) akan mengguyur dengan 74 miliar saham seri C tambahan ke pasar. Hal ini akan berimbas pada tergerusnya kepemilikan saham publik dan saham FREN milik PT Bakrie Telecom Tbk (BTEL). Adapun, saham tambahan ini merupakan realisasi dari obligasi wajib konversi (OWK). Nilai nominal dan harga eksekusi sebesar Rp 100 per saham. Sehingga, total nilai konversi senilai Rp 7,4 triliun. OWK yang akan dikonversi menjadi saham tersebut merupakan OWK I dan OWK II. Antony Susilo, Direktur Keuangan FREN mengatakan, pemegang saham lama perseroan yang akan mengeksekusi konversi tersebut. "Bond holder global telah menjual (OWK) ke existing shareholder FREN," ujarnya, Senin (14/9).
Porsi BTEL dan publik di FREN akan tergerus
JAKARTA. PT Smartfren Telecom Tbk (FREN) akan mengguyur dengan 74 miliar saham seri C tambahan ke pasar. Hal ini akan berimbas pada tergerusnya kepemilikan saham publik dan saham FREN milik PT Bakrie Telecom Tbk (BTEL). Adapun, saham tambahan ini merupakan realisasi dari obligasi wajib konversi (OWK). Nilai nominal dan harga eksekusi sebesar Rp 100 per saham. Sehingga, total nilai konversi senilai Rp 7,4 triliun. OWK yang akan dikonversi menjadi saham tersebut merupakan OWK I dan OWK II. Antony Susilo, Direktur Keuangan FREN mengatakan, pemegang saham lama perseroan yang akan mengeksekusi konversi tersebut. "Bond holder global telah menjual (OWK) ke existing shareholder FREN," ujarnya, Senin (14/9).