KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pembiayaan konsumtif masih mendominasi industri fintech peer-to-peer (P2P) lending atau pinjaman daring (pindar) hingga pertengahan tahun 2026. Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), outstanding pembiayaan produktif per Juni 2026 mencapai Rp35,12 triliun atau setara 33,41% dari total outstanding industri. Artinya, pembiayaan konsumtif masih mendominasi dengan porsi sekitar 60% dari total outstanding industri pindar. Ketua Umum Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) Entjik S. Djafar menilai, baik pembiayaan konsumtif maupun produktif sama-sama memiliki nilai tambah bagi perekonomian.
Porsi Pembiayaan Konsumtif Pindar Capai 60% hingga Juni 2026
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pembiayaan konsumtif masih mendominasi industri fintech peer-to-peer (P2P) lending atau pinjaman daring (pindar) hingga pertengahan tahun 2026. Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), outstanding pembiayaan produktif per Juni 2026 mencapai Rp35,12 triliun atau setara 33,41% dari total outstanding industri. Artinya, pembiayaan konsumtif masih mendominasi dengan porsi sekitar 60% dari total outstanding industri pindar. Ketua Umum Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) Entjik S. Djafar menilai, baik pembiayaan konsumtif maupun produktif sama-sama memiliki nilai tambah bagi perekonomian.