KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Nilai tukar Rupiah masih belum menunjukkan penguatan terhadap valuta asing, termasuk Dolar Amerika Serikat (AS). Hal itu berpotensi memberikan dampak terhadap pendanaan multifinance yang berbasis valuta asing. PT BFI Finance Indonesia Tbk (BFI Finance/BFIN) menjadi salah satu perusahaan multifinance yang mengalami kondisi tersebut. Berdasarkan presentasi investor BFIN, porsi pendanaan perusahaan dari valuta asing berbasis Dolar AS mengalami penurunan dari 15% per akhir 2025 menjadi sebesar 8% per kuartal III-2026. Direktur Keuangan BFI Finance Sudjono mengatakan penurunan porsi pendanaan dalam valuta asing berbasis Dolar As disebabkan oleh pinjaman dalam valuta asing yang telah jatuh tempo dan penambahan pinjaman Dolar AS baru pada 2026 tidak sebesar yang jatuh tempo.
Porsi Pendanaan Berbasis Valuta Asing Turun, Ini Penjelasan BFI Finance
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Nilai tukar Rupiah masih belum menunjukkan penguatan terhadap valuta asing, termasuk Dolar Amerika Serikat (AS). Hal itu berpotensi memberikan dampak terhadap pendanaan multifinance yang berbasis valuta asing. PT BFI Finance Indonesia Tbk (BFI Finance/BFIN) menjadi salah satu perusahaan multifinance yang mengalami kondisi tersebut. Berdasarkan presentasi investor BFIN, porsi pendanaan perusahaan dari valuta asing berbasis Dolar AS mengalami penurunan dari 15% per akhir 2025 menjadi sebesar 8% per kuartal III-2026. Direktur Keuangan BFI Finance Sudjono mengatakan penurunan porsi pendanaan dalam valuta asing berbasis Dolar As disebabkan oleh pinjaman dalam valuta asing yang telah jatuh tempo dan penambahan pinjaman Dolar AS baru pada 2026 tidak sebesar yang jatuh tempo.
TAG: