KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat, total outstanding penjaminan produktif industri penjaminan mencapai Rp 272,07 triliun per Maret, atau porsinya 70,32% terhadap total outstanding perusahaan penjaminan yang sebesar Rp 386,87 triliun. Asosiasi Perusahaan Penjaminan Indonesia (Asippindo) menyampaikan porsi tersebut mencerminkan komitmen industri dalam mendukung akses pembiayaan sektor riil sesuai amanat regulasi. Sekretaris Jenderal Asippindo Agus Supriadi mengatakan porsi penjaminan sektor produktif tersebut bisa saja berpotensi mengalami penurunan secara gradual apabila terjadi peningkatan signifikan pada rasio Non-Performing Loan (NPL) dan pelemahan kondisi makroekonomi.
Porsi Penjaminan Produktif Masih Dominan, Industri Waspadai Pelemahan Ekonomi
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat, total outstanding penjaminan produktif industri penjaminan mencapai Rp 272,07 triliun per Maret, atau porsinya 70,32% terhadap total outstanding perusahaan penjaminan yang sebesar Rp 386,87 triliun. Asosiasi Perusahaan Penjaminan Indonesia (Asippindo) menyampaikan porsi tersebut mencerminkan komitmen industri dalam mendukung akses pembiayaan sektor riil sesuai amanat regulasi. Sekretaris Jenderal Asippindo Agus Supriadi mengatakan porsi penjaminan sektor produktif tersebut bisa saja berpotensi mengalami penurunan secara gradual apabila terjadi peningkatan signifikan pada rasio Non-Performing Loan (NPL) dan pelemahan kondisi makroekonomi.
TAG: