PORT terjun ke bursa kantongi Rp 308,6 miliar



JAKARTA. Perusahaan pengoperasi dan pengembang terminal peti kemas serta pelabuhan, PT Nusantara Pelabuhan Handal Tbk mencatatkan saham perdana hari ini di Bursa Efek Indonesia (BEI). PT Nusantara Pelabuhan Handal Tbk mencatatkan diri di Bursa Efek Indonesia dengan kode saham PORT.

PT Nusantara Pelabuhan Handal Tbk melakukan IPO (initial public offering) dengan menerbitkan jumlah saham sebanyak 576.858.100 saham baru atau sebesar 20,5% dari modalnya setelah IPO.

Direktur Utama BEI, Tito Sulistio mengapresiasi langkah tersebut. Menurutnya, adanya perusahaan yang IPO menandakan kepercayaan masyarakat terhadap pasar modal di Indonesia. "Perusahaan ini akan menjadi perhatian publik. Bukan hanya untuk dalam negeri, tetapi juga internasional. Karena itu harus transparan dan akuntabel," ujar Tito dalam pidato sambutan di BEI, Kamis (16/3).


Selain itu, Tito juga mengatakan, adanya perusahaan yang mencatatkan saham tersebut, membuat market cap semakin bertambah. Menurutnya, sektor infrastruktur bisa menjadi industri yang aktif di pasar modal. "Ini menjadi bukti, bursa efek mendapat kepercayaan objekif dengan adanya pendaftaran di sini," tambahnya.

Direktur Utama PT Pelabuhan Nusantara Handal Tbk Paul Krisnadi berharap pihaknya bisa berperan dalam program pembangunan pemerintah. Melalui sektor kemaritiman, Nusantara Pelabuhan mengembangkan tugas pemerintah. "Kami berharap, bisa berperan dengan pemerintah," katanya.

Setelah masa penawaran awal yang berlangsung pada tanggal 9 Februari 2017 - 21 Februari 2017, harga IPO saham menjadi Rp 535 per lembar saham. Dengan demikian, perusahaan memperoleh dana sebesar Rp 308,6 miliar. PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi efek (lead underwriter) dalam IPO ini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Adi Wikanto