KONTAN.CO.ID - JAKARTA. BlackRock Inc mengempit saham-saham berkapitalisasi pasar jumbo atau big caps Indonesia. Emiten yang masuk dalam koleksi manajer investasi kenamaan asal Amerika Serikat (AS) ini bisa menjadi contekan bagi pelaku pasar dalam menyusun portofolio. Dalam rilis terbaru, Blackrock menilai periode pertumbuhan yang stabil dan inflasi yang rendah telah berakhir. Hal tersebut dipicu oleh pandemi dan perang antara Rusia-Ukraina yang menekan ekonomi serta menyebabkan inflasi. Sehingga, Blackrock menilai keputusan berinvestasi harus beradaptasi lebih cepat. "Kami pikir ini memerlukan pemikiran yang cermat tentang perubahan portofolio," ungkap Blackrock belum lama ini.
Portofolio Blackrock Banyak Big Caps, Menarik Diikuti?
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. BlackRock Inc mengempit saham-saham berkapitalisasi pasar jumbo atau big caps Indonesia. Emiten yang masuk dalam koleksi manajer investasi kenamaan asal Amerika Serikat (AS) ini bisa menjadi contekan bagi pelaku pasar dalam menyusun portofolio. Dalam rilis terbaru, Blackrock menilai periode pertumbuhan yang stabil dan inflasi yang rendah telah berakhir. Hal tersebut dipicu oleh pandemi dan perang antara Rusia-Ukraina yang menekan ekonomi serta menyebabkan inflasi. Sehingga, Blackrock menilai keputusan berinvestasi harus beradaptasi lebih cepat. "Kami pikir ini memerlukan pemikiran yang cermat tentang perubahan portofolio," ungkap Blackrock belum lama ini.