KONTAN.CO.ID-JAKARTA. PT Bank CIMB Niaga Tbk (
BNGA) terus memperbesar portofolio pembiayaan berkelanjutan seiring meningkatnya kebutuhan dunia usaha terhadap pembiayaan yang mendukung transisi menuju ekonomi rendah karbon. Per 30 Juni 2026, portofolio pembiayaan berkelanjutan CIMB Niaga telah mencapai Rp66 triliun atau setara dengan 26,7% dari total outstanding pembiayaan perseroan. Head of Commercial Banking CIMB Niaga Christian Prajitno mengatakan, pengembangan portofolio pembiayaan berkelanjutan menjadi bagian dari upaya perseroan mendukung pertumbuhan usaha nasabah sekaligus menciptakan dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat.
Baca Juga: CNAF Catatkan Penyaluran Pembiayaan Baru Segmen UMKM Tumbuh 37% di Agustus 2026 "Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus mendukung pertumbuhan usaha nasabah sekaligus menciptakan nilai jangka panjang bagi perekonomian, lingkungan, dan masyarakat," ujar Christian dalam siaran pers, Rabu (23/9/2026). Capaian tersebut turut ditopang oleh pembiayaan di sektor energi terbarukan, usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM), serta berbagai skema sustainability-linked financing. CIMB Niaga juga menyalurkan Syariah Green Trade Finance untuk mendukung pengembangan energi terbarukan. Selain itu, perseroan menyalurkan Sustainability-Linked Loan (SLL) untuk industri tekstil rendah karbon yang menjadi transaksi SLL pertama CIMB Niaga di segmen Commercial Banking.
Christian mengatakan, penguatan portofolio tersebut sejalan dengan komitmen CIMB Niaga dalam mengintegrasikan aspek keberlanjutan ke dalam strategi bisnis, kebijakan pembiayaan dan pengelolaan risiko. Sebagai bagian dari CIMB Group, perseroan menargetkan dukungan terhadap pencapaian Net Zero Emissions pada 2050.
Baca Juga: Pembiayaan Emas BCA Syariah Tumbuh 81,8%, Capai Rp 598 Miliar hingga Agustus 2026 Dalam menjalankan pembiayaan berkelanjutan, CIMB Niaga menerapkan kriteria sektor pembiayaan berdasarkan kerangka Green, Social, Sustainable Impact Products and Services (GSSIPS). Selain energi terbarukan, CIMB Niaga juga mendukung pembangunan gudang bersertifikasi hijau dan infrastruktur berkelanjutan di sektor logistik serta kawasan industri. Pembiayaan tersebut diarahkan untuk membantu nasabah meningkatkan efisiensi operasional sekaligus mengurangi dampak lingkungan dari kegiatan bisnis. Untuk memperkuat pendampingan kepada nasabah, CIMB Niaga juga menyediakan platform GreenBizReady (GBR) yang menghubungkan pelaku usaha dengan berbagai mitra strategis. Melalui platform tersebut, nasabah dapat memperoleh akses konsultasi, pengukuran emisi, solusi dekarbonisasi hingga pendampingan implementasi proyek sesuai kebutuhan bisnis.
Baca Juga: Ini Strategi CNAF Meningkatkan Pembiayaan Kendaraan hingga Akhir Tahun Penguatan portofolio berkelanjutan tersebut turut mengantarkan CIMB Niaga meraih dua penghargaan internasional dari Asian Banking & Finance (ABF).
CIMB Niaga meraih Domestic Green Financing Bank of the Year (Indonesia) dalam ajang ABF Wholesale Banking Awards 2026 serta Green Deal of the Year (Indonesia) pada ABF Corporate & Investment Banking Awards 2026. Penghargaan tersebut diberikan atas komitmen dan konsistensi CIMB Niaga dalam memperluas pembiayaan berkelanjutan serta mendukung transisi menuju ekonomi rendah karbon di Indonesia, khususnya sepanjang 2025. "Penghargaan ini menjadi apresiasi atas upaya CIMB Niaga dalam menghadirkan solusi pembiayaan yang mendukung pertumbuhan ekonomi sekaligus memberikan dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat di tengah dinamika bisnis yang terus berkembang," kata Christian. Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News